PONTIANAKGLOBE.COM, SAMBAS -- Seorang pria berinisial KD (40), warga Desa Sebawi, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, Hasanudin (67), Kamis 3 April 2025.
Polisi pun menyerahkan KD ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bodok Singkawang, Jumat 4 April 2025.
Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, menyatakan bahwa pelaku diketahui positif mengidap gangguan jiwa berdasarkan surat keterangan yang diterima pihak kepolisian.
AKP Rahmad Kartono menambahkan, pelaku diserahkan ke RSJ Bodok karena berdasarkan data, yang bersangkutan merupakan pasien lama dan pernah dirawat pada November 2024.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Warga dikejutkan dengan ditemukannya Hasanudin dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya di Dusun Maksari, RT 10/RW 05, Desa Sebawi.
Pelaku diduga menyerang korban menggunakan parang panjang.
Luka serius ditemukan di bagian perut, leher, dan tangan korban, bahkan beberapa jari putus akibat sabetan senjata tajam.
Saksi mata bernama Jamani mengungkapkan, ia melihat KD berjalan dengan tangan penuh darah.
Saat ditanya, KD mengaku tidak mengenali siapa pun dan merasa lapar.
Baca Juga: Peristiwa Tragis! Dua Balita Tenggelam di Sungai Sengawang Kabupaten Sambas, Satu Meninggal
Curiga dengan kondisi itu, Jamani kemudian mengecek ke dalam rumah KD dan menemukan korban sudah tak bernyawa.
Di rumah saksi mata melihat lantai dipenuhi darah.
Di dapur, korban sudah tergeletak dan bersimbah darah.