Toko pakaian, helm, rumah makan, dan berbagai usaha lainnya luluh lantak dalam sekejap.
Baca Juga: Waspada Penipuan! Begini Cara Blokir Nomor WhatsApp Tak Dikenal
Dari peristiwa itu ada dua warga harus dilarikan ke rumah sakit akibat syok dan trauma.
Beberapa lainnya mengalami luka bakar ringan.
Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
Bagi Zainuddin, kebakaran ini bukan sekadar musibah, melainkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa keluarganya.
"Saya mendengar teriakan ‘kebakaran!’, langsung keluar toko dan melihat api sudah berkobar di sebelah. Saya tidak pikir panjang, hanya ingin menyelamatkan anak dan istri," ujarnya, Jumat, 14 Maret 2025.
Ia menggambarkan bagaimana api dengan cepat menyebar, membuatnya tak sempat menyelamatkan barang dagangan.
Fokusnya hanya satu, menyelamatkan keluarganya.
Senada dengan Zainuddin, pemilik toko lainnya, Suripan, juga kehilangan seluruh dagangannya.
Ia menduga titik api berasal dari tiang listrik dan Telkom di ujung deretan toko.
"Tapi saya tidak tahu pasti. Semuanya terjadi sangat cepat," ungkapnya.
Baca Juga: Tak Ingin Status WhatsApp Kamu Dilihat Semua Orang? Ini 2 Cara Ampuh Menyembunyikannya
Polres Kapuas Hulu kini tengah menyelidiki asal mula kebakaran yang menghanguskan belasan ruko ini.
"Kami masih mendalami penyebabnya. Saat ini, kami telah memasang garis polisi dan melakukan olah TKP bersama tim INAFIS," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Rinto Sihombing.