PONTIANAKGLOBE.COM, KAYONG UTARA -- Pembangunan pabrik smelter alumina dan aluminium di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kayong Utara, mendapat dukungan penuh dari DPRD setempat.
Dengan investasi mencapai Rp59 triliun rupiah, proyek strategis nasional ini dipastikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Kejadian Mencekam di Pontianak, Benda Mirip Senter Meledak dan Lukai Warga
Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, Abdul Zamad, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung kelancaran pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hadirnya investor besar di daerah ini.
Pembangunan Pabrik Smelter Alumina dan Aluminium di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kayong Utara, merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang diperkirakan akan menyedot investasi antara Rp50 hingga Rp59 triliun rupiah.
Proyek ini dipastikan akan berjalan lancar.
Baca Juga: 3 Korban Tewas Kebakaran Glodok Berhasil Diidentifikasi: 2 Pramugari dan 1 Pegawai BUMN
Abdul Zamad menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan pabrik smelter di Kepulauan Penebang, Desa Pelapis.
"Kami bersama rekan-rekan anggota DPRD baru saja melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek di Pulau Penebang. Di sana, kami disambut hangat oleh pihak manajemen perusahaan. Setelah mendengarkan paparan dari manajemen perusahaan, kami semua anggota DPRD sepakat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan pabrik smelter di Pulau Penebang," kata Abdul Zamad, belum lama ini.
Ia menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tetap mengacu pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Tujuan utama dari dukungan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kayong Utara.
"Mudah-mudahan dengan hadirnya investor yang berinvestasi di Kayong Utara untuk pembangunan pabrik smelter ini, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah serta kesejahteraan masyarakat Kayong Utara," lanjutnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap 38 Provinsi di Indonesia dan Ibu Kotanya yang Kamu Harus Ketahui
Abdul Zamad juga mengimbau masyarakat Kayong Utara agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.
"Saya berharap kita bersama-sama menjaga investasi yang telah hadir di daerah kita. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kami, sebagai pemerintah, akan terus mengawasi perkembangan ini," tegasnya.