kalbar-kita

Terkuak! Misteri Hilangnya Bocah 6 Tahun di Pontianak, Ternyata Bengini Peran Sang Ibu Tiri Atas Kematian Korban

Jumat, 23 Agustus 2024 | 10:17 WIB
Ahmad Nizam Alfahri semasa hidup. Bocah 6 tahun di Pontianak Selatan tersebut ditemukan sudah meninggal di dalam karung. Ia diduga dibunuh ibu tiri-nya. (Instagram @lambe_turah)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Tim Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar menemukan seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang sudah meninggal di sebuah rumah di Jl Purnama Agung 7, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Korban, yang diketahui bernama Ahmad Nizam Alfahri, diduga dibunuh oleh ibu tirinya.

Baca Juga: Mengasihi Tanpa Ukuran: Renungan Inspiratif Pater Fictorium Natanael

Penemuan ini terjadi pada Kamis, 22 Agustus 2024 sekitar pukul 19.05 WIB.

Tim Resmob, yang dipimpin oleh Kasubdit 3 Jatanras, segera menuju lokasi setelah menerima laporan tentang penemuan mayat tersebut.

Ahmad Nizam Alfahri, yang lahir di Palembang pada 16 Februari 2016, ditemukan meninggal di rumahnya di Jl Purnama Agung 7 No G3, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan.

Pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian Ahmad adalah perempuan berinisial IF.

Baca Juga: Tragedi Kebakaran Tanjung Raya Pontianak, Lima Jiwa Melayang, Satu Luka Bakar

IF merupakan ibu tiri korban, yang lahir di Sri Bandung pada 11 Desember 2000.

Pelaku tinggal di Jln Fitria, Dusun 3, Desa Sri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Hilir, Sumatera Selatan, tetapi juga menetap di rumah yang sama dengan korban di Pontianak.

Kejadian tragis ini dimulai pada Senin, 19 Agustus 2024, ketika korban dikunci di belakang rumah oleh ibu tirinya tanpa diberi makan, meski cuaca sedang hujan deras.

Pada Selasa, 20 Agustus 2024, sekitar pukul 09.00 WIB, ibu tiri korban melihat korban dalam keadaan lemas tetapi masih hidup.

Baca Juga: Menhan RI Prabowo Subianto Bertemu PM Australia Anthony Albanese, Hal Urgen Ini yang Diahas Terkait Tantangan Regional dan Latihan Bersama

Pelaku kemudian memandikan dan membersihkannya.

Ketika korban disuruh berdiri dan masuk ke rumah, ia tampak lemas, yang membuat pelaku marah.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB