Jadi, jelaslah kiranya bahwa PLTN bukan solusi yang diharapkan ditengah belum optimalknya energi terbarukan selama ini.
Namun jika tetap akan dipaksakan, maka silakan dirikan saja tapak PLTN di samping rumah tinggal para promotor PLTN.
Menghentikan rencana pendirian PLTN di Kalimantan Barat agar tidak melahirkan potensi risiko bencana dan momok bagi generasi mendatang mestinya jadi perhatian untuk menjawab pemenuhan kebutuhan energy masa depan yang murah, aman, bersih dan berkeadilan. (Hendrikus Adam)
* Penulis adalah Kepala Divisi Kajian dan Kampanye Walhi Kalbar