PONTIANAKGLOBE -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan lapangan usaha konstruksi, dan lapangan usaha pertambangan dan galian menyumbang pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat (Kalbar) yang kontraksi pada kuartal 1/2023.
Ekonomi Kalbar pada kuartal I/2023 mengalami konstraksi sebesar 0,59% dibandingkan dengan kuartal IV/2022. Lapangan usaha konstruksi hanya tumbuh 13,63% dan lapangan usaha pertambangan serta usaha hanya tumbuh 7,55%.
"Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,96%, jasa keuangan dan asuransi sebesar 5,18%, perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 4,54%," papar BPS dikutip Pontianak Globe Jumat (5 Mei 2023).
Adapun jasa lainnya sebesar 3,31 persen, real estate sebesar 2,17%, pengadaan listrik dan gas sebesar 0,76%, pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 0,57%.
Penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 0,56%, dan jasa pendidikan sebesar 0,35%, jasa informasi dan komunikasi sebesar 2,17%, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan sebesar 4,11%.
Artikel Terkait
Hugeng Tayan Putra Jabat Direktur AKUB-GAK Pontianak, Komitmen Bantu Pertumbuhan Ekonomi Kalbar
Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,01% Sepanjang 2022 Disumbang Sektor Lapangan Usaha Ini