"Di Kalimantan Barat ini ada 1000 investasi di bidang Perkebunan dan Pertambangan tetapi saya belum melihat dampak yang signifikan terhadap dampak kesejahteraan masyarakat dan Saya belum melihat partisipasi yang besar terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat maupun kegiatan pemerintahan, untuk itu saya menegaskan kepada pimpinan-pimpinan perusahaan saya ingin menegaskan bahwa Kalimantan Barat bukan objek untuk mencari kekayaan tapi juga subjek agar kekayaan diperoleh juga dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat. Kami bersama Gubernur Kalimantan Barat telah menghapuskan denda mutasi pajak kendaraan bermotor maka diharapkan keringanan tersebut dimanfaatkan oleh pihak perusahaan - perusahaan yang masih menggunakan kendaraan dengan plat provinsi lain untuk mengubah platnya menjadi plat provinsi Kalimantan Barat, agar pajak kendaraanya masuk di pendapatan daerah provinsi Kalimantan Barat, untuk itu Saya menghimbau agar kendaraan - kendaraan yang masih menggunakan kendaraan bernomor plat diluar Kalbar tidak diizinkan beroperasi mengangkut hasil kekayaan Kalimantan Barat", imbau Krisantus.
Dalam menutup sambutannya, Wagub Krisantus meminta masyarakat Dayak untuk bersatu, dalam membsngun Kalimantan Brata.
“Jangan ada dikotomi - dikotomi lagi, jangan ada lagi orang Dayak ini dan itu, judul besar kita adalah Rumah Besar Dayak Kalimantan Barat yang harus tetap bersatu padu, satu visi dan misi, menatap masa depan yang lebih baik kedepan”, tegasnya.
Usai sambutannya Wagub Krisantus bersama undangan melakukan Pemukulan Gong sebagai tanda dibukanya Gawai Dayak Nosu Misu Podi XXI Kabupaten Sanggau dan setelah itu melakukan Penanaman Pohon sebagai langkah melestarikan lingkungan dan penghijauan di Kabupaten Sanggau
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Wakil Bupati Kabupaten Sanggau, Susana Herpena, S.Sos, M.H., Bupati Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si dan Perwakilan Bupati dan Walikota se- Kalimantan Barat, Kepala OPD Pemprov. Kalbar, Pimpinan Forkopimda Kabupaten Sanggau, Raja Surya Negara Kerajaan Sanggau, Jajaran Kepala OPD Pemkab Kabupaten Sanggau, Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat, Ketua DAD Kabupaten Sanggau, dan Ketua DAD masing-masing Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Pemuntuh Agung, Paulus Hadi, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sanggau, Ormas Dayak Tariu Borneo, Kontingen Lomba dari masing-masing Kecamatan di Kabupaten Sanggau.