"Banjir ini memang sudah sering terjadi, tapi yang lebih berbahaya adalah lubang-lubang di jalan yang semakin besar akibat genangan air. Kami berharap pemerintah segera turun tangan, minimal melakukan tambal sulam agar tidak membahayakan pengguna jalan," ujar Agus saat ditemui di lokasi, Kamis, 6 Maret 2025.
Baca Juga: Rekomendasi 10 HP dengan Kamera Terbaik Rp 2 Jutaan, Cocok untuk Fotografi!
Menurut warga, kondisi jalan di kawasan ini semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir akibat curah hujan tinggi serta tingginya volume kendaraan yang melintas.
Mereka berharap pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga mencari solusi jangka panjang, termasuk peningkatan sistem drainase dan perbaikan jalan secara menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana perbaikan jalan yang berlubang di kawasan tersebut. ***
Artikel Terkait
Uskup Agustinus Tinjau Perkembangan Pembangunan Gereja Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang
Senantiasa Berkembang, Bipang Ambawang Buka Cabang Pertama di Jakarta, Berikut 5 Faktanya
Tongkat Komando Berpindah, Iptu Raimundus Nonnatus Gawe Resmi Jabat Kapolsek Sungai Ambawang Wilayah Polres Kubu Raya Baru
Banjir Menerjang Desa Lintang Batang di Sungai Ambawang, Antrean Kendaraan Capai 5 Kilometer
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Tinjau Banjir di Ambawang, Soroti Penyempitan Sungai dan Tawarkan Solusi. Begini Kata Tokoh Pemuda Herkulanus Agus
Tabrakan Maut di Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang, Nyawa Pengendara Motor Melayang