Sistem ini memberikan layanan perizinan yang lebih cepat dan transparan.
Baca Juga: Galaxy S25 Series Hadir dengan AI Canggih, Bisa Atur Jadwal & Rekomendasi Menu Makan
Selain itu, ia menginisiasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang berhasil mengurangi ego sektoral dalam proses perizinan usaha.
Program ini memungkinkan delegasi 170 jenis perizinan dari 22 kementerian dan lembaga kepada BKPM.
Ia juga menggagas layanan 3 Jam Perizinan Investasi, Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK), serta Fasilitas Percepatan Jalur Hijau yang memangkas waktu pelayanan kepabeanan dari tujuh hari menjadi hanya satu hari.
Baca Juga: Terungkap! Ini Merek HP Terlaris Sepanjang Masa, iPhone dan Samsung Bukan No 1
Perjalanan Karier di BUMN
Usai menjabat sebagai Kepala BKPM RI, Franky Sibarani dipercaya memimpin perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pada 2017-2020, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri Sipil (TASPEN).
Selanjutnya, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Semen Baturaja Tbk.
Dengan pengalaman luas di sektor profesional, birokrasi, dan dunia usaha, Franky optimistis mampu menjalankan tugasnya sebagai legislator dengan baik.
“Setelah berkarier sebagai profesional, lalu birokrat, kembali ke perusahaan, dan kini di legislatif, di mana pun saya berada, saya ingin selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. ***
Artikel Terkait
Wakil Menko Perekonomian Franky Sibarani Ucapkan Selamat untuk Grand Launching Unika St Agustinus Hippo
Dewan Adat Dayak Ketapang Serahkan Alat Musik Tradisional Beri Penghargaan kepada Franciscus Sibarani
Sufmi Dasco Sebut Maman Abdurrahman Berpotensi Jadi Menteri UMKM di Kabinet Prabowo
Maman Abdurrahman Sambangi Kediaman Prabowo, Disebut sebagai Menteri UMKM
Profil Maman Abdurrahman, Politikus Golkar Asal Kalimantan Barat yang Ditunjuk Jadi Menteri UMKM, Begini Harta Kekayaannya
Mengungkap Sejarah Partai Persatuan Daya atau PPD dan Perjuangan Politik Masyarakat Dayak