PONTIANAKGLOBE.COM, NGABANG - Universitas Santo Agustinus Hippo menggelar grand launching pada Kamis, 29 September 2022.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah tamu penting. Di antaranya Wakil Menteri (Wamen) Koordinator Bidang Perekonomian RI, Franky Sibarani, yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan selamat atas Grand Launching Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (USA).
"Selamat atas Launching Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo dan juga selamat kepada Rektor Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo yang baru saja dilantik," kata Franky Sibarani seperti rilis yang dikirim tim Humas dan Dokumentasi USA.
BACA JUGA: Santo Paus Yohanes XXIII Pencetus Konsili Vatikan II
BACA JUGA: Doa Santo Kenneth Selamatkan Santo Kolumbanus dari Amukan Badai di Lautan
"Kami, Bapak Menko beserta jajaran, ingin menyampaikan dukungan dan juga ada beberapa program yang kita support dari pemerintah, sehingga tentu harapannya kita bisa terus bersinergi untuk diacara-acara lain dimasa yang akan datang," terang Franky.
Franky berpesan kepada Rektor Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo beserta jajarannya untuk mengaktifkan universitas tersebut.
“Setelah adanya universitas ini, tugas utama yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengaktivasi universitas ini. Saya yakin ini merupakan komitmen kita semua termasuk para pendiri, pembina, dan semua yang ada di sini memiliki tanggung jawab bersama untuk mengaktifkan kampus ini hingga akhir zaman,” ucap Franky. ****
Artikel Terkait
Unika Santo Agustinus Hippo Lebarkan Sayap! Kini Kelola AKUB Grha Artha Katulistiwa untuk Fakultas Ekbis
Anggota DPRRI Adrianus Asia Sidot: Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Jadi The Center of Excellence
Grand Launching Unika Santo Agustinus Hippo (USA), Romo Robini Puji Dukungan Masyarakat dan Pemda Landak
Romo Robini Beberkan Peran Uskup Agung Mgr Agustinus Dibalik Berdirinya Unika Santo Agustinus Hippo
Uskup Agustinus Agus Tegaskan Kehadiran Unika Santo Agustinus Hippo di Kalbar Memihak Kaum Kecil