PONTIANAKGLOBE. COM, PONTIANAK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak resmi memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik di toko-toko modern dan tempat usaha lainnya.
Hal ini sebagai langkah nyata mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Dipecat, Erick Thohir Ungkap Alasan. Begini Rekam Jejak STY
Kebijakan yang mulai diterapkan sejak 1 Januari 2025 ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 43 Tahun 2024 tentang Larangan Menyediakan Kantong Plastik oleh Pelaku Usaha.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
“Kita bertahap mengurangi, bahkan menghilangkan, penggunaan plastik karena dampaknya yang sangat merusak lingkungan,” ujarnya, Minggu, 5 Januari 2025.
Baca Juga: Prabowo Tepati Janji, Makan Bergizi Gratis Hari Pertama Mulai Tersebar di 26 Provinsi
Ia menambahkan bahwa keberhasilan kebijakan ini bergantung pada kerja sama pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.
Meski menimbulkan pro dan kontra, Edi menekankan pentingnya fokus pada manfaat jangka panjang kebijakan tersebut.
“Setiap keputusan pasti menghadapi tantangan. Namun, kita harus mencari solusi bersama. Ini bisa menjadi peluang bisnis baru, seperti memproduksi kantong dari kertas atau bahan lain yang ramah lingkungan,” jelasnya.
Dukungan masyarakat terhadap kebijakan ini mulai tampak, khususnya di media sosial.
Banyak warga menyambut baik langkah ini, yang menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Dengan dukungan ini, kita optimis bisa mewujudkan Pontianak sebagai kota ramah lingkungan,” tutup Edi Suryanto.
Ke depan, Pj Wali Kota dijadwalkan memantau langsung implementasi larangan kantong plastik di sejumlah toko modern di Pontianak.
Artikel Terkait
Setelah Lima Tahun, Shin Tae-yong Berpisah dengan Timnas, Ini Pesan Terakhir STY
Kisah Perjalanan Zhao Lusi, Artis China Menghadapi Kekerasan dan Depresi Sejak Remaja
Jateng Beri Diskon Pajak Kendaraan Hingga 20 Persen, Segera Manfaatkan Sebelum 3 Maret 2025 dan Simak Syaratnya
Dulu Dikhususkan untuk Kaum Elit, Sekolah Rakyat Kini Dibangun Prabowo untuk Keluarga Tidak Mampu, Ini Keunggulannya
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Mulai Dijalankan di Boyolali, Siswa Senang!
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua Puas Anak Makan Bersama di Sekolah