Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia Krisantus Heru Siswanto Sebut Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Paduan Ideal untuk Kalbar 2024

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 5 September 2024 | 17:24 WIB
Krisantus Heru Siswanto (Dok. Pontianak Globe)
Krisantus Heru Siswanto (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Krisantus Heru Siswanto, pengamat politik sekaligus Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, menilai pasangan Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat pada Pilgub Kalbar 2024 memiliki modal kuat untuk membawa perubahan signifikan di provinsi ini.

Menurutnya, kolaborasi keduanya menyatukan beragam pengalaman yang saling melengkapi, dari sektor eksekutif hingga legislatif, serta memiliki perhatian besar pada isu-isu kunci yang dihadapi masyarakat Kalbar.

Baca Juga: Mengingat Jejak Ria Norsan di SMK 4 Pontianak, Dapat Beasiswa dan Bekerja Agar Bisa Bantu Orang Tua

Dalam pandangannya, Ria Norsan, dengan latar belakang sebagai mantan Wakil Gubernur Kalbar dan dua periode sebagai Bupati Mempawah, memiliki pemahaman mendalam terhadap birokrasi dan tantangan pembangunan daerah.

"Pengalaman eksekutifnya memberi kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan dengan efektif," ujar Krisantus Heru Siswanti.

"Sementara itu, Krisantus Kurniawan, yang merupakan politisi PDI Perjuangan dan pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sanggau serta Anggota DPR RI, memperkuat sisi legislatif dengan kemampuan politik dan hubungan yang kuat di tingkat nasional," katanya.

Menurut Krisantus Heru Siswanto, ada beberapa alasan penting mengapa pasangan ini layak dipilih, antara lain:

Pertama, pasangan yang memiliki kepedulian terhadap UMKM dan masyarakat marjinal.

Baca Juga: Sedih, IPM Kalbar Peringkat 30 Dari 38 Provinsi. Wagub Ria Norsan Minta Perhatikan Tiga Sektor ini.

Menurutnya, pasangan ini dinilai memiliki perhatian yang tulus terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung ekonomi lokal.

Mereka berkomitmen untuk mendorong pengembangan UMKM dengan kebijakan yang mendukung, akses pasar yang lebih luas, dan peningkatan keterampilan pengusaha kecil.

Di sisi lain, masyarakat marjinal yang sering kali terabaikan juga menjadi fokus utama dalam visi pembangunan mereka.

Baca Juga: Paus Fransiskus dan Imam Besar Istiqlal Jelajahi Terowongan Persaudaraan

Kedua, memiliki perhatian pada perbatasan dan pembangunan infrastruktur.

Dikatakan, Kalimantan Barat sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memerlukan perhatian khusus, terutama dalam memperkuat infrastruktur perbatasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X