PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pekan Gawai Dayak ke-38 di Kalimantan Barat akan digelar mulai 18 hingga 25 Mei 2024, berlangsung di Rumah Radakng, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak.
Menurut Sekretaris Panitia Pekan Gawai Dayak ke-38 Kalbar, Yulia Sasti Dwiputri, tema tahun ini merujuk pada kebudayaan Dayak Kanayatn.
Ada pun rangkaian acara akan dimulai dengan misa syukur yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, pada 17 Mei 2024.
Pada 19 Mei 2024, dilaksanakan upacara adat Ngampar Bide'.
Tradisi "Ngampar Bide" merupakan upacara menggelar tikar yang khas dilakukan sebelum memulai Pekan Gawai Dayak, berlangsung di Rumah Radakng, Pontianak.
"Ngampar" mengandung makna menggelar atau menyebarkan, sementara "Bide" merujuk pada tikar atau tempat untuk berserah.
Selama Pekan Gawai Dayak 2024, berbagai kegiatan akan digelar, termasuk Bujang Dara Gawai, serangkaian perlombaan seni dan budaya, serta karnaval di sungai dan darat.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalimantan Barat, Windy Prihastari, menyatakan bahwa Pekan Gawai Dayak telah menjadi bagian dari kalender wisata daerah.
Baca Juga: Yulius Aho, Pengusaha Landak, Ikut Mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati di Partai Demokrat
Dia berharap acara ini bisa menjadi salah satu event wisata yang dikenal secara nasional atau bahkan internasional, sesuai dengan aturan kurasi dari kementerian terkait.
"Diharapkan, kedatangan wisatawan ke Kalbar tidak hanya untuk menikmati destinasi wisata, tetapi juga untuk menyaksikan event budaya seperti Pekan Gawai Dayak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ujarnya dalam konferensi pers di Rumah Radakng, Pontianak, Minggu, 12 Mei 2024.
Windy menambahkan bahwa Gawai Dayak telah diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2016, oleh karena itu perlu terus dilestarikan.
Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kalimantan Barat, Yohanes Eugene Palaunsoeka, menyatakan bahwa Pekan Gawai Dayak tidak lagi hanya menjadi milik masyarakat Dayak, tetapi telah menjadi warisan bagi semua warga Kalimantan Barat.
Artikel Terkait
Sultan Pontianak Beserta Sejumlah Ormas Melayu Ucapkan Selamat dan Sukses Gawai Dayak, Jaga Harmonisasi
Kamu Ingin Saksikan Gawai Dayak 2023 di Pontianak? Berikut Rangkaian Acara yang Dibuka Sandiaga Uno
Sinergisitas Jadi Kunci Kedaulatan Pangan Masyarakat Adat Dayak, Benang Merah Seminar Nasional Gawai Dayak
Pekan Gawai Dayak ke-38 di Pontianak Segera Digelar, Pemprov Kalbar Janji Undang Menteri Sandiaga Uno, Catat Tanggal Pelaksanaannya
Panitia Gawai Dayak Kalbar Audensi dengan Pj Gubernur Kalbar, Begini Kata Harisson dan Catat Tanggal Pelaksanaan Pesta Syukur Masyarakat Dayak Itu
Gawe Dayak Naik Dango ke-XXIV: Merayakan Tradisi, Memperkuat Identitas, Menuju Kemajuan