Baca Juga: 10 Manfaat Kratom untuk Kesehatan, Baca Sampai Habis Ternyata Bisa Turunkan Hipertensi Juga Lho
Pada tanggal 5 Juli 1779, perjanjian Politiek Contract dibuat antara Pemerintah Kolonial Belanda dan Sultan Pontianak mengenai penduduk Tanah Seribu.
Selanjutnya, kota ini menjadi pusat pemerintahan di bawah Asistent Resident het Hoofd Westeraffieling van Borneo (Kepala Daerah Keresidenan Borneo lstana Kadariah Barat) dan Asistent Resident het Hoofd der Affleeling van Pontianak (Asistent Resident Kepala Daerah Kabupaten Pontianak).
Plaatselijk Fonds
Kemudian, Plaatselijk Fonds didirikan untuk mengelola milik pemerintah dan dana yang diperoleh dari pajak.
Setelah masa pendaratan Jepang dan perubahan kepemimpinan, Plaatselijk Fonds berganti nama menjadi SHINTJO dengan pimpinan Muhammad Abdurrahman.
Pemerintahan sipil Jepang kembali memulai aktivitasnya, dan Plaatselijk Fonds dihidupkan kembali di bawah pimpinan tentara Jepang.
Kemudian, kota ini mengalami serangkaian perubahan dalam bentuk pemerintahannya:
- Stadsgemeente (Lamdschaap Gemeente): Dengan R. Soepardan sebagai Syahkota pertama pada tahun 1947-1948.
- Kota Besar Pontianak: Dipimpin oleh Ads. Hidayat sebagai Burgemester Pontianak pada tahun 1948-1950.
- Kotapraja: Dipimpin oleh Soemartoyo dari tahun 1953-1957.
- Kotamadya Daerah Tingkat II Pontianak: Dipimpin oleh Siswoyo dari tahun 1967-1973.
- Kota Pontianak: Seiring dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, kota ini menjadi Pemerintah Kota Pontianak. Pada saat itu, dr. H. Buchary A menjabat sebagai Wali Kota.
Kronologi berdirinya Plaatselijk Fonds yang kemudian berkembang menjadi Stadsgemeente, Pemerintah Kota Pontianak, Kotapraja, Kota Besar, dan Kotamadya Dati 11 Pontianak adalah sebagai berikut.
Pembentukan Pemerintahan di Kota Pontianak
Plaatselijk Fonds, yang berada di bawah pengawasan Asistent Resident het Hoofd der Affleeling van Pontianak, merupakan sebuah badan yang bertugas mengelola milik pemerintah dan keuangan.
Pendanaan Plaatselijk Fonds diperoleh dari pajak, Opstalperceelen, dan wilayah kerja yang mencakup daerah Verkendepaal, yang dikenal dengan sebutan Tanah Seribu.
Artikel Terkait
Meriahkan Hari Jadi Kota Pontianak ke-252, Yanieta Arbiastutie Sebut Akan Dimeriahkan Jepin Massal dan Hadiah
21 Contoh Ucapan Selamat Memperingati Hari Jadi Kota Pontianak ke-252 pada 23 Oktober 2023!
Twibbon Hari Jadi Kota Pontianak ke-252: Sukseskan Perayaan Hari Jadi Kota Pontianak pada 23 Oktober 2023
Karnaval Budaya Anak Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-252 pada 23 Oktober 2023
Perayaan Hari Jadi ke-252 Kota Pontianak Difokuskan di Jalan Sidas
Rayakan Hari Jadi Pontianak: Festival Film Pelajar Ke-IV Kota Pontianak Tahun 2023 Sudah Siap Digelar
Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-252, Anak-anak PAUD Pun Pakai Pakaian Tradisional