PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Meski Oktober 2025 ditutup dengan penurunan, banyak analis menilai November bisa menjadi bulan kebangkitan untuk harga XRP.
Data historis menunjukkan performa XRP di bulan ini sering jauh lebih kuat.
Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Elf Maut di Sumedang
Berikut lima alasannya:
1. November Punya Rata-Rata Kenaikan Tertinggi
Data CryptoRank mencatat rata-rata keuntungan XRP di November mencapai 81,2%, tertinggi dibanding bulan lainnya.
Bahkan, November adalah bulan yang paling sering mencetak kenaikan besar hingga tiga digit.
2. Tahun Lalu Jadi Buktinya
Oktober 2024 sempat membuat XRP turun 16,7%, namun November berikutnya justru melonjak 281,7% dan memicu reli sampai 600%.
Kondisi mirip di 2025 membuat analis percaya pola ini bisa terulang.
Baca Juga: Lebih Besar dari Usulan! Prabowo Setujui Rp5 Triliun demi Kereta Rakyat
3. Konsolidasi Bisa Jadi Bahan Bakar
Saat ini XRP masih bergerak konsolidatif.
Analis melihat, jika harga mampu menembus level resistance, peluang lonjakan masih terbuka lebar.
Breakout kecil saja bisa memicu pergerakan besar.