IKN Disebut Mirip Proyek Whoosh, Pengamat: Janji Investasi Semua Nol

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Minggu, 2 November 2025 | 14:03 WIB
Pembangunan Tahap II IKN akan segera dimulai.  (Dok. ikn.go.id)
Pembangunan Tahap II IKN akan segera dimulai. (Dok. ikn.go.id)

Menurutnya, kedua proyek itu awalnya diklaim tidak akan menggunakan dana APBN, melainkan dana dari investor.

“IKN ini awalnya sama juga seperti kereta cepat, tidak menggunakan dana APBN atau nantilah pakai APBN karena katanya ada investor yang akan membangun pertama adalah 400 miliar dolar Amerika,” kata Anthony dalam podcast di kanal YouTube Bambang Widjojanto, Kamis, (30/10/2025). 

“Pokoknya gembar-gembor supaya ini semua bisa jadi. Nah, semua sewaktu pembentukan Undang-Undang itu apa yang dijanjikan ini semuanya nol. Tidak terbukti dan bohong. Sampai sekarang nggak ada investornya,” tegasnya.

Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 yang diteken Presiden Prabowo pada 30 Juni 2025 menyebutkan bahwa IKN ditargetkan menjadi ibu kota politik pada 2028.

Baca Juga: Munculnya Fenomena 'Purbaya Effect': Simbol Kepercayaan Baru Publik pada Figur Profesional

Perpres tersebut juga mengatur sejumlah persyaratan sebelum pemerintahan resmi berpindah ke IKN. Fokus pembangunan diarahkan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan luas 800–850 hektar.

Syarat yang harus terpenuhi meliputi rampungnya minimal 20 persen gedung pemerintahan, 50 persen hunian layak dan berkelanjutan, serta 50 persen sarana dan prasarana dasar.

Indeks aksesibilitas dan konektivitas IKN ditargetkan mencapai 0,74 sebelum dilakukan perpindahan pemerintahan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X