PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Banyak orang ingin mulai berinvestasi tapi takut rugi.
Kekhawatiran itu wajar, apalagi di tengah maraknya penawaran investasi bodong.
Baca Juga: Kutukan Sirkuit Mandalika Berlanjut, Marc Marquez Kembali Gagal Finis
Padahal, berinvestasi bisa jadi cara efektif membangun masa depan finansial -- asalkan dilakukan dengan langkah yang tepat dan aman.
Langkah pertama sebelum berinvestasi adalah memahami kondisi keuangan sendiri.
Jangan terburu-buru menaruh uang di saham atau kripto kalau masih punya utang konsumtif yang menumpuk.
Pastikan kebutuhan pokok dan dana darurat sudah terpenuhi.
Idealnya, siapkan minimal tiga hingga enam bulan biaya hidup sebagai dana cadangan.
Setelah itu, tentukan tujuan investasi.
Apakah untuk dana pensiun, membeli rumah, atau sekadar menambah tabungan masa depan?
Tujuan ini penting karena akan menentukan jenis instrumen yang cocok.
Misalnya, investasi jangka pendek cocok di reksa dana pasar uang, sementara jangka panjang bisa di saham atau emas.
Baca Juga: Tragedi Ponpes Al Khoziny, 37 Korban Tewas, Mimbar Musala Masih Berdiri
Bagi pemula, mulailah dari instrumen berisiko rendah seperti deposito, emas, atau reksa dana pasar uang.
Produk ini mudah dipahami, modalnya kecil, dan tidak butuh pemantauan harian.
Artikel Terkait
11 Unit Apartemen Mewah Diduga Dibeli Eks Dirut PT Taspen dari Hasil Korupsi Investasi Fiktif, Ini Daftar-nya
Baru Mau Coba? Begini Cara Investasi Crypto untuk Pemula Biar Aman dan Cuan
6 Instrumen Investasi untuk Generasi Muda, Bahkan Bisa Mulai dari Rp100 Ribu
Gen-Z Wajib Tahu, Ini 5 Jenis Investasi Aman untuk Pemula, Bahkan Mulai Rp100 Ribu Pun Bisa
5 Tips Investasi Aman untuk Gen Z di Indonesia, Nomor 5 Sering Buat Kamu Gagal
Obligasi Pemerintah ORI dan SBR, Investasi Aman yang Bikin Cuan Stabil, Begini Keuntungan bagi Investor Pemula