Cara Berinvestasi Aman bagi Pemula, Mulai dari Kecil dan Pahami Risikonya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 6 Oktober 2025 | 11:32 WIB
Foto oleh Photo By: Kaboompics.com: https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-laki-laki-lelaki-tangan-4386433/ (Pexel @kaboompics.com/Karolina Grabowska)
Foto oleh Photo By: Kaboompics.com: https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-laki-laki-lelaki-tangan-4386433/ (Pexel @kaboompics.com/Karolina Grabowska)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Banyak orang ingin mulai berinvestasi tapi takut rugi.

Kekhawatiran itu wajar, apalagi di tengah maraknya penawaran investasi bodong.

Baca Juga: Kutukan Sirkuit Mandalika Berlanjut, Marc Marquez Kembali Gagal Finis

Padahal, berinvestasi bisa jadi cara efektif membangun masa depan finansial -- asalkan dilakukan dengan langkah yang tepat dan aman.

Langkah pertama sebelum berinvestasi adalah memahami kondisi keuangan sendiri.

Jangan terburu-buru menaruh uang di saham atau kripto kalau masih punya utang konsumtif yang menumpuk.

Pastikan kebutuhan pokok dan dana darurat sudah terpenuhi.

Idealnya, siapkan minimal tiga hingga enam bulan biaya hidup sebagai dana cadangan.

Setelah itu, tentukan tujuan investasi.

Apakah untuk dana pensiun, membeli rumah, atau sekadar menambah tabungan masa depan?

Tujuan ini penting karena akan menentukan jenis instrumen yang cocok.

Misalnya, investasi jangka pendek cocok di reksa dana pasar uang, sementara jangka panjang bisa di saham atau emas.

Baca Juga: Tragedi Ponpes Al Khoziny, 37 Korban Tewas, Mimbar Musala Masih Berdiri

Bagi pemula, mulailah dari instrumen berisiko rendah seperti deposito, emas, atau reksa dana pasar uang.

Produk ini mudah dipahami, modalnya kecil, dan tidak butuh pemantauan harian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X