Virus polio yang ditemukan dapat berupa virus polio vaksin/sabin, Virus polio liar/WPV (Wild Poliovirus), dan VDPV (Vaccine Derived Poliovirus).
VDVP merupakan virus polio vaksin/sabin yang mengalami mutasi dan dapat menyebabkan kelumpuhan.
Polio dapat menyerang pada usia berapa pun, tetapi polio terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun.
BACA JUGA: Yok Kita Gas, Slogan BRI Inisiasi Gerakan Anti Sampah di Pekalongan
Pada awal abad ke-20, polio adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di negara-negara industri, melumpuhkan ratusan ribu anak setiap tahun.
Pada tahun 1950an dan 1960an polio telah terkendali dan praktis dihilangkan sebagai masalah kesehatan masyarakat di negara-negara industri. Hal ini setelah pengenalan vaksin yang efektif.
Pada 1988, sejak Prakarsa Pemberantasan Polio Global dimulai, lebih dari 2,5 miliar anak telah diimunisasi polio.
Sekarang masih terdapat 3 negara endemis yang melaporkan penularan polio yaitu Afganistan, Pakistan, dan Nigeria.
Pada Juni 2018, dilaporkan adanya kasus polio di negara tetangga Papua New Guinea, sehingga diperlukan adanya peningkatan kewaspadaan dini terhadap masuknya virus polio ke Indonesia. ***
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Kemenkes DTO 2022 Posisi Software Engineer Backend (Go), Daftar Sekarang !
Ini Dia Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan. Benarkah Bisa Obati Alzheimer dan Diabetes?
4 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Jahe yang Perlu Kamu Ketahui
Jaga Kesehatan Jantung Bisa Diatasi dengan 5 Olahraga Terbaik Berikut Ini
Apa yang Dimaksud Dengan BPJS Kesehatan ? Ternyata Ini Loh Fungsi dan Tugas BPJS Keseahatan
Tarif Baru BPJS Kesehatan 2023 Berapa Ya ? Sobat Globe, Cek Iuran BPJS Kesehatan 2023 Yuk