PONTIANAKGLOBE -- Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menelpon Presiden Turki Recep Tayep Erdogan untuk mengucapkan berbelasungkawa atas kejadian gempa bumi di Turki pada Senin (6 Februari 2023) kemarin.
Dilansir dari Indiatimes, pemerintah Turki mengabarkan Presiden Vladimir Putin juga akan menawarkan bantuan untuk Suriah dan Turki supaya cepat tersalurkan kepada para korban gempa bumi.
"Tolong terima belasungkawa saya yang mendalam atas banyak korban manusia dan kehancuran besar di negara anda [Turki dan Suriah]," kata Putin.
Sementara kepada Presiden Suriah Bashar Al Assad, dia menyampaikan rasa sedih mendalam juga apalagi banyak orang yang mereka cintai hilang karena gempa bumi. "Kesedihan dari mereka yang kehilangan orang mereka cintai," kata Putih kepada Assad.
Dari Kantor Berita Rusia Tass, Putin sudah mengirim pesan kepada Erdogan dan Assad untuk membantu logistik kepada korban gempa bumi Turki dan Suriah.
Selain logistik, Rusia juga sudah mengirim dua pesawa Ilyushin-76 berisikan tim penyelamat ke Turki untuk membantu penyelamatan korban gempa yang masih tertimbun di reruntuhan bangunan-bangunan.
Kehadiran tim penyelamat perlu cepat karena sangat dibutuhkan Turki dan Suriah yang berpacu dengan cuaca dingin oleh suhu salju saat ini mencapai 0 derajat celsius.
Sebagai informasi, gempa bumi menghantam provinsi Kahramanmaras di tenggara Turki sebesar 7,7 SR hingga menyebabkan lebih dari 1.000 orang meninggal di kota perbatasan dengan Suriah itu. Sementara di Suriah sudah lebih dari 400 orang meninggal karena gempa.
Artikel Terkait
Turki Dilanda Gempa Bumi 7,8 SR, Sudah Lebih 600 Orang Tewas
Detik-Detik Bangunan Berlantai Runtuh Akibat Gempa Bumi di Turki Disaksikan Banyak Orang