PONTIANAKGLOBE -- Turki mengalami gempa bumi sebesar 7,8 scala richter (SR) yang hingga saat ini hampir lebih 600 orang tewas terjadi pada Minggu (5 Februari 2023) dini hari. Bahkan gempa dirasakan hingga Suriah, Israil, Palestina, Mesir dan Yunani.
Pusat gempa yang terjadi di 17,9 Kilometer (Km) di Kota Gaziantep tersebut yang berlangsung pada malam hari di saat orang sedang tertidur dan mereka tertimpa reruntuhan bangunan.
Dilansir dari Channel News Asia, getaran gempa tersebut disebut sebagai terbesar selama 1 abad ini. Turki sebelumnya belum pernah mengalami gempa sedahsyat ini sehingga membuat lebih dari 600 orang tewas. Bahkan dampak gempa dirasakan di Suriah yang membuat sebanyak 245 orang tewas.
Hingga saat ini sedang berlangsung proses evakuasi dalam keadaan Turki menghadapi musim salju. Warga terpaksa mengenakan piyama menggali puing-puing rumah yang rusak. Sementara itu, pusat gempa yang di Kota Gaziantep tersebut dihuni sebanyak 2 juta orang.
Gambar televisi di Turki memperlihatkan tim evakuasi mencari korban antara bangunan yang runtuh di Kota Kahramanmaras dan tetangga kota Gaziantep. Terlihat kota hancur juga terjadi di Kota Adiyaman, Maltya dan Diyarbakir.
Ada sebuah mesjib dari abad-13 runtuh di Maltaya dan sebuah bangunan apartemen 14 lantai terlihat runtuh.
Dari tayangan Al Jazeera TV, tidak sedikit alat-alat berat mengangkat sejumlah beton bangunan untuk mencari korban gempa bumi, pada Senin pagi (6 Februari 2023).
Artikel Terkait
Pasca Ledakan Bom di Istanbul, Polisi Turki Sudah Tangkap 46 Orang
BNPB: 271 Warga Meninggal Dampak Gempa Bumi di Cianjur, Bantuan Satu Pintu di Kantor Bupati
Nias Utara Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Pagi Ini. Apakah Ada Korban?