Hal itu, lanjut Anshor, karena Chile memiliki pantai yang sangat panjang, membujur dari Utara ke Selatan sepanjang 4.270 kilometer dan menghadap ke lautan Pasifik. Kondisi geografis ini membuat kualitas rumput makanan sapi masih terjaga alami, bukan makanan hasil pengolahan yang mengandung berbagai unsur tambahan. “Kualitas makanan ini berpengaruh terhadap kualitas sapi dari Chile,” paparnya.
“Chile juga aman secara geografis sehingga terisolasi dari penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku pada sapi,” sambungnya.
Indonesia sebagai negara yang mewajibkan sertifikasi halal bagi produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan, tentu mewajibkan daging dari Chile memenuhi persyaratan sertifikasi halal Indonesia. Karenanya, kerja sama jaminan produk halal kedua negara hanya dapat terjalin jika produk tersebut memenuhi persyaratan domestik pada kedua negara. (Zetha/Kemenag)
Artikel Terkait
Brand Garuda dan Gery Diganjar Top Halal Oleh IHATEC
Cara Mengecek Estimasi Keberangkatan Haji Lewat Aplikasi Pusaka Kemenag
Tata Cara Daftar PPPK Kemenag 2022 dan Dokumen Syarat PPPK Kemenag 2022
Ma'ruf Amin: Indonesia Mesti Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia 2024. Begini Strateginya
Link Daftar PPPK Kemenag 2022 Mulai 21 Desember 2022 hingga 6 Januari 2023 Mendatang