PONTIANAKGLOBE -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin ingin Indonesia berhasil Indonesia menjadi produsen halal terbesar di dunia pada 2024 karena memiliki dampak positif terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Maka dari itu, Ma'ruf Amin minta seluruh pihak konsentrasi terhadap sejumlah strategi seperti pengembangan industri halal, optimalisasi Kawasan Industri Halal (KIH).
Selain itu, penyusunan data ekonomi syariah, penguatan proses bisnis sertifikasi halal, percepatan sertifikasi halal UMK, akselerasi pengembangan bisnis syariah, dan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
"Fokus mengevaluasi perkembangan capaian hingga akhir 2022, dan menentukan langkah-langkah percepatan," kata Ma'ruf dari siaran pers Kemsetneg dikutip Pontianak Globe, Jumat (23 Desember 2022).
Hal itu disampaikan di sela memimpin Rapat Pleno III Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Istana Wapres Jl. Merdeka Selatan, Jakarta, baru-baru ini.
Dia minta kementerian/lembaga/instansi, para anggota KNEKS (Komite Nasional Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah) maupun non-anggota KNEKS, untuk mewujudkan akselerasi pengembangan ekonomi syariah serta mewujudkan visi Indonesia di 2024.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan ada sejumlah strategis pengembangan ekonomi dan keuangan syariah mulai dari percepatan sertifikasi halal Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Kemudian, revisi Permenperin Nomor 17/2020 untuk memperkuat landasan penetapan Kawasan Industri Halal (KIH) dan memasukkan insentif non-fiskal yang lebih menarik terkait KIH.
“Saat ini sedang disiapkan dua pilot project KPBU Syariah di level pusat, yaitu KPBU Daerah Irigasi Komering, Provinsi Sumatera Selatan dan KPBU Saluran Interkoneksi atau High Level Diversion (HLD) Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), serta satu KPBU Syariah di daerah, yaitu KPBU syariah RSUD Kota Ternate," kata Sri Mulyani.
Sementara itu, pengembangan ekosistem perbankan syariah untuk meningkatkan market share juga terus diakselerasi, salah satunya melalui konversi Bank Riau Kepri Syariah, terpilihnya Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi Bank Operasional penyalur dana APBN.
Di samping itu, total penyaluran gaji ASN melalui bank syariah telah mencapai Rp923,27 miliar per Desember 2022.
Artikel Terkait
Prodi Ekonomi Syariah IAIN Pontianak Sukses Laksanakan Asesmen Lapangan Lamemba
Gerakan Pemberdayaan Pancur Kasih Tolak RUU Perkoperasian dan RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
Brand Garuda dan Gery Diganjar Top Halal Oleh IHATEC