Kecelakaan Kereta Kerja KCIC Kereta Cepat Jakarta Bandung Bikin Heboh Warga Kabupaten Bandung Barat

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Senin, 19 Desember 2022 | 19:58 WIB
Kecelakaan kereta kerja KCIC menewaskan dua WNA . (Ayobandung.com/RestuNugraha)
Kecelakaan kereta kerja KCIC menewaskan dua WNA . (Ayobandung.com/RestuNugraha)

PONTIANAKGLOBE.COM - Peristiwa kecelakaan kereta kerja KCIC Kereta Cepat Jakarta Bandung dan kereta teknis bikin heboh warga Kabupaten Bandung Barat.

Diberitakan, Kereta Kerja alami anjlok di area Kereta Cepat Jakarta Bandung Cipada - Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

Terkait hal ini, Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry pun menjelaskan, Kereta Kerja keluar jalur dari proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"PT KCIC menyampaikan bahwa kejadian tersebut saat ini masih dalam investigasi pihak terkait," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 19 Desember 2022.

Rahadian pun membeberkan, kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Tahap Penyelidikan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo pun akhirnya membeberkan dua orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan kereta kerja KCIC tersebut.

Kedua korban kecelakaan kereta kerja KCIC proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung ternyata merupakan warga negara asing (WNA).

 

"Ya betul info dari Kapolda Jabar (dua korban meninggal dunia WNA). Pekerja teknis," ungkap Dedi kepada wartawan, Senin 19 Desember 2022 dilansir dari Suara.

Tak hanya dua korban meninggal dunia, namun lima korban lain juga mengalami luka berat. Dedi menyebutkan jika seluruh korban telah teridentifikasi.

"Inafis sudah mengidentifikasi korbannya itu ada semua korban teridentifikasi korban yang meninggal dunia maupun yang luka-luka," ujarnya lagi.

Sedangkan untuk penyebab kecelakaan Kereta Kerja KCIC proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung ini menurutnya masih dalam tahap penyelidikan dan akan melibatkan ahli.

"Ini masih berproses, karena mencari penyebab kecelakaan itu kan ahlinya nanti baik dari KNKT atau pun dari pihak PT KAI. Bila perlu nanti melibatkan dari pihak luar sebagai penyedia kereta tersebut ya. Jadi betul-betul hasilnya akan komperhensif," pungkas Dedi.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: Suara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X