inter-nasional

Kemenkes Ingatkan Masyarakat Indonensia, Waspada Penyakit Polio Status KLB Serang Anak-anak

Minggu, 19 Februari 2023 | 16:48 WIB
Kemenkes RI mengimbau masyarakat mewaspadai penularan penyakit polio yang kini sudah masuk KLB. (ilustrasi pixabay.com)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau agar masyarakat Indonesia mewaspadai ragam penyakit selain Covid-19, yang muncul di masa transisi dari pandemi menuju endemi di Tanah Air.

BACA JUGA: Lee Je Hoon, Aktor di Taxi Driver Mau ke Jakarta dan Tiket.com Sudah Jual Tiket Dapat Beragam Hadiah

BACA JUGA: Christian Atsu, Pemain Terbaik Afrika 2015 Ghana Ditemukan Tak Bernyawa Tertimpa Runtuhan Bangunan Gempa Bumi

Juru Bicara Kemenkes RI, Mohammad Syahril, di Jakarta, Jumat 17 Februari 2023, mengingatkan masyarakat, ada penyakit yang perlu diwaspadai selain varian baru Covid-19 maupun long Covid yang kini dialami sekitar 30 persen populasi penyintas di Indonesia.

Adapun penyakit yang dimaksud antara Polio yang kini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) di Pidie Aceh, meski Indonesia sempat melepas status itu sejak 2014.

Kemenkes pada November 2022 mengumumkan satu kasus Polio yang dialami anak berusia 7 tahun 2 bulan di Kabupaten Pidie.

BACA JUGA: Pastor Dr Maxi Un Bria Pimpin PERPETAKI 2023-2026. Ini Fungsi PERPETAKI Dalam Perguruan Tinggi Agama Katolik

Dari hasil tes, anak itu mengidap Virus Polio Tipe 2 dan Sabin Tipe 3.

Berdasarkan situs resmi Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan, sampai sekarang belum ada obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan polio.

Tetapi, dalam perawatan terhadap pengidapnya dapat tetap dilakukan untuk meringankan gejala.

BACA JUGA: Untuk Tiga Agama: Rumah Keluarga Abraham Berdiri di Abu Dhabi, Event Penting Dokumen Human Fraternity

Salah satu perawatan yang dapat dilakukan yaitu terapi fisik yang bisa bermanfaat untuk merangsang otot.

Virus Polio adalah virus yang termasuk dalam golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja.

Virus Polio terdiri dari 3 strain yaitu strain-1 (Brunhilde), strain-2 (Lansig), dan strain-3 (Leon), termasuk family Picornaviridae.

Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan dengan kerusakan motor neuron pada cornu anterior dari sumsum tulang belakang akibat infeksi virus.

Halaman:

Tags

Terkini