inter-nasional

Menag Sebut Ada Kemungkinan Haji dan Umrah Pakai Kapal Laut, Saudi Banyak Berbenah

Selasa, 8 Juli 2025 | 15:22 WIB
Ilustrasi foto ibadah Haji - Menag Nasaruddin Umar sebut ada kemungkinan berangkat haji dan umrah lewat jalur laut. (Unsplash @Ömer F. Arslan)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perjalanan ibadah ke Tanah Suci dari Indonesia menggunakan kapal laut sudah lama ditinggalkan sejak hadirnya transportasi udara.

Namun kini, pemerintah tengah mempertimbangkan kembali opsi jalur laut untuk haji dan umrah.

Baca Juga: Sebanyak 17 Perwira Tinggi Polri Mendapat Kenaikan Pangkat, Bentuk Apresiasi atas Dedikasi dan Integritas

"Ke depan, kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut," ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam peluncuran SGIE Report 2024/2025 dan peringatan satu dekade Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) di Bappenas, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Ia menyebut pihaknya sudah berbicara dengan sejumlah pejabat Arab Saudi terkait kemungkinan ini.

Menurut Nasaruddin, jika sarana dan prasarana mendukung, penyelenggaraan haji dan umrah via jalur laut bisa menjadi opsi menarik karena lebih terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: IOH dan Nokia Bekerja Sama Kurangi Konsumsi Energi dan Dukung Operasional Berkelanjutan Berbasis AI

"Kalau persyaratannya terpenuhi dan peluangnya sudah dibangun sekarang, itu terbuka," ujarnya.

"Bukan hanya untuk negara-negara kawasan yang dekat seperti Mesir, bahkan dari Indonesia dan negara Asia lainnya pun bisa mengakses jalur ini," tambahnya.

Menag juga mengapresiasi sikap Arab Saudi yang saat ini terbuka terhadap berbagai inovasi dan investasi strategis, sehingga membuka peluang untuk beragam akses ibadah.

Baca Juga: DPR Geram Netizen Brasil Ribut soal Juliana Marins, Basarnas Disarankan Pakai Translator!

"Saudi Arabia sekarang sangat bisnis-oriented, dengan konsultan dari Amerika. Mereka betul-betul memanfaatkan potensi geografisnya," jelas Nasaruddin.

Selain soal jalur laut, ia juga mengungkapkan informasi terbaru tentang rencana renovasi besar-besaran di area haji dan umrah.

"Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi, dan jalan layang juga akan ditambah," ungkapnya.

"Ini membuka kemungkinan baru dalam pelayanan haji," tandas Nasaruddin. ***

Tags

Terkini