Jantung dan Dehidrasi Jadi Penyebab Utama Wafatnya 175 Jemaah Haji Indonesia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 9 Juni 2025 | 09:21 WIB
Foto ilustrasi jemaah haji/umrah sedang berada di depan Ka’bah. (Unsplash @Haidan)
Foto ilustrasi jemaah haji/umrah sedang berada di depan Ka’bah. (Unsplash @Haidan)

PONTIANAKGLOBE.COM, MAKKAH -- Memasuki hari ke-39 operasional ibadah haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melaporkan bahwa 175 jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia.

Informasi ini disampaikan oleh Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Imran, di Makkah, Minggu, 8 Juni 2025, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Nikel Dekat Raja Ampat Dinilai Ancam Pariwisata dan Ekosistem Laut

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, sampai hari ini tercatat 175 jemaah haji Indonesia wafat,” ujar dr. Imran.

Dari jumlah tersebut, 170 merupakan jemaah haji reguler dan 5 orang dari jemaah haji khusus.

Imran merinci bahwa penyakit paling umum yang menyebabkan kematian adalah penyakit jantung, disusul gangguan pernapasan akut, dehidrasi, dan kegagalan organ akibat infeksi berat.

“Data kami menunjukkan, 77 jemaah wafat karena penyakit jantung dan 15 lainnya akibat kegagalan organ karena infeksi berat,” jelasnya.

Baca Juga: Banyak Konsumsi Daging Kurban? Ini 4 Makanan Penetral yang Bisa Bantu Pencernaan

Sementara itu, 11 jemaah tercatat meninggal akibat masalah pernapasan akut dan dehidrasi.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, tercatat 190 jemaah haji Indonesia meninggal dunia.

“Kita terus berikhtiar dan memohon kepada Allah agar seluruh jemaah haji Indonesia senantiasa sehat dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat,” pungkas Imran. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X