Melalui restoran ini, Hamzah menyebarkan semangat pelestarian budaya dan menjadi pionir dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang bernuansa seni dan tradisi.
Ia juga merupakan anak bungsu dari pendiri Mirota Batik, yang telah lebih dulu menjadi destinasi belanja ikonik di Malioboro.
Kepergian Hamzah Sulaiman meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi dunia seni, budaya, dan pariwisata Yogyakarta.
Warisan karyanya akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak kalangan. ***