Komitmen Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih bukanlah hal baru.
Baca Juga: 4 Fakta Isu KDRT di Sidang Perceraian Baim Wong Setelah Paula Verhoeven Hadirkan Ahli Telematika
Dalam peringatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Istora Senayan Jakarta, Rabu (5/2/2025), ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk berani mengoreksi diri.
“Saya mengajak semua rekan-rekan dalam pemerintahan, dalam Kabinet Merah Putih, untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyelewengan serta korupsi,” tegasnya.
Prabowo juga pernah menegaskan kepada seluruh aparat negara, “Bersihkan dirimu sebelum kau dibersihkan.”
“Kami sadar akan ada perlawanan-perlawanan, tetapi kami yakin perjuangan ini adalah untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” katanya.
Korupsi di Pertamina Rugikan Negara hingga Rp193,7 Triliun
Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Dalam kasus ini, Kejagung menetapkan tujuh tersangka pada Senin (24/2/2025), dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun.
Salah satu tersangka utama adalah Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.
Ia diduga melakukan manipulasi pembelian bahan bakar dengan membeli RON 90 (Pertalite) tetapi melaporkannya sebagai pembelian RON 92 (Pertamax), lalu menjualnya dengan harga lebih tinggi.
“Fakta hukum menunjukkan bahwa RS selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga melakukan pembayaran terhadap minyak RON 92 berdasarkan price list,” ungkap Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
“Padahal yang datang sebenarnya adalah RON 88 atau RON 90,” imbuhnya.
Tujuh Tersangka dalam Kasus Korupsi Pertamina
Berikut daftar tujuh tersangka yang telah ditetapkan Kejagung: