“Saya berharap program ini terus berkembang, membawa kebaikan, dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di masa depan,” tambahnya.
Baca Juga: Polsek Nanga Tayap Ungkap Kasus Narkoba, Dua Tersangka Diamankan dengan Sabu dan Inex
Cakupan Program di 26 Provinsi
Program MBG telah menjangkau 26 provinsi di Indonesia, termasuk Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung.
Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara.
Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Pelaksanaan dapur MBG dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).
SPPG bekerja sama dengan ahli gizi untuk memastikan kualitas gizi dalam setiap porsi, serta akuntan yang memastikan kelancaran operasional program.
SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah di setiap dapur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan, nampan penyajian makanan dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang.
Dengan berjalannya Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang berkualitas. ***