inter-nasional

Seorang Pria di Tangerang Jual Bayinya yang Berusia 11 Bulan di Laman Facebook, Uangnya untuk J*di Online

Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:05 WIB
Ilustrasi seorang bayi. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Selain RA, polisi juga menangkap HK dan MO yang ditemukan bersama bayi di sebuah rumah kontrakan di Tangerang.

Baca Juga: 4 Metode Menambahkan Musik ke Status WhatsApp dengan Aplikasi Gratis

Keduanya kini tengah diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam jaringan perdagangan manusia, meski belum diketahui informasi lebih lanjut.

Berdasarkan hukum Indonesia, perdagangan manusia dapat dikenai hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda 600 juta rupiah.

Pelanggar undang-undang perlindungan anak dapat dikenai hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda 300 juta rupiah.

Pada 3 Oktober 2024, Menteri Komunikasi dan Informasi Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa jumlah orang Indonesia yang terlibat dalam aktivitas perjudian online telah mencapai 4 juta orang, dan menyebutnya sebagai “ancaman serius bagi negara”.

Mayoritas dari mereka berada pada kelompok usia produktif, tepatnya antara 30 hingga 50 tahun, imbuhnya.

Baca Juga: Asal Usul Bir Pletok, Minuman Berempah Khas Betawi yang Populer dan Tak Memabukkan

Maryati mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sering kali memandang anak sebagai sarana untuk menyelesaikan masalah ekonomi.

Ia mencontohkan kasus serupa yang ditanganinya bulan lalu, di mana bayi-bayi dijual dari Depok, Jakarta, ke Bali, juga karena faktor kemiskinan. 

Menurut Kapolres Depok Arya Perdana pada tanggal 3 September, Kepolisian Indonesia membongkar jaringan perdagangan bayi di Depok, dan menangkap delapan orang dalam kasus tersebut, yang juga melibatkan pembelian bayi baru lahir dari orangtua melalui Facebook, sebelum dijual di Bali dengan harga lebih tinggi.

“Tidak ada alasan untuk memperlakukan anak-anak seperti ini dan pelanggaran hak-hak mereka harus dihukum berat,” kata Ibu Maryati.

Ia juga menghimbau pemerintah untuk menerapkan strategi jangka panjang guna mengatasi perdagangan manusia dan perjudian dengan berfokus pada pendidikan dan literasi.

Menurut Bank Pembangunan Asia, lebih dari 9,4 persen penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan nasional pada tahun 2023.

Polisi Indonesia mengungkap jaringan perdagangan bayi yang membeli bayi baru lahir dari Facebook dan menjualnya kembali di Bali. ***

Halaman:

Tags

Terkini