inter-nasional

Topan Yagi Hantam Vietnam, Badai Terkuat Dalam 30 Tahun Terakhir Tewaskan 325 Orang

Senin, 30 September 2024 | 14:29 WIB
Vũ Thuý Hắng, 15 tahun, menunggu untuk pulang setelah Topan Yagi pada 8 September 2024, di Cam Pha, Quang Ninh, Vietnam. (UNICEF @Pham Ha Duy Linh)

Lebih jauh lagi, diperkirakan 805 sekolah telah terdampak, sehingga anak-anak tidak dapat memperoleh pendidikan, layanan dukungan vital, dan program pangan penting. 

Baca Juga: China Lakukan Uji Coba ICBM, Tunjukkan Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Global, Ini Deretan Negara Pemilik Rudal Nuklir

Skala kerusakannya sangat besar, dan dampaknya terhadap masyarakat yang sudah rentan sangat dahsyat.

"Tindakan segera sangat dibutuhkan untuk melindungi mereka yang paling rentan akibat bencana ini," pernyataan UNICEF. 

Sekilas tentang Dampak

Sebanyak 5,5 juta anak-anak tinggal di daerah yang terkena dampak. Sebanyak 400.000 rumah tangga tidak memiliki akses terhadap air bersih

Baca Juga: China Lakukan Uji Coba ICBM, Tunjukkan Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Global, Ini Deretan Negara Pemilik Rudal Nuklir

Sejauh ini UNICEF menyalurkan pasokan air melalui mitra pemerintah sambil terus bekerja sama erat dengan pemerintah dan mitra untuk segera menilai kebutuhan mendesak anak-anak dan perempuan di daerah yang paling hancur akibat topan.

"Rencana Pasokan Darurat kami mencakup pengiriman barang-barang penting seperti Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH), perlengkapan perawatan kesehatan dan gizi, materi pendidikan, dan perlengkapan perlindungan anak. Selain itu, UNICEF dapat memberikan bantuan tunai kepada keluarga dengan anak-anak yang rentan dan ibu hamil untuk membantu mereka bertahan hidup dan pulih dari bencana dahsyat ini," pernyataan UNICEF. ***

Halaman:

Tags

Terkini