Pada 7 Februari 1996, Palang Merah Internasional (ICRC), mengirim tim untuk membantu upaya pembebasan sandera.
Lokasi penyanderaan telah berpindah ke Geselema, desa lain di kecamatan Tiom.
Mediasi berbuah manis, dan ICRC berhasil menemui Kogoya di lokasi penyanderaan[3].
Pada 16 Mei 1996, setelah 130 hari disandera, seluruh sandera berhasil dievakuasi dengan helikopter.
Dua sandera meninggal selama penyanderaan. ***