inter-nasional

Prabowo Memfasilitasi Pemulangan TKW Terlantar di Malaysia, Annisah Kembali ke Indonesia

Sabtu, 16 Maret 2024 | 22:24 WIB
Annisah, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang terlantar di Malaysia karena paspornya ditahan oleh agen akhirnya bisa pulang ke Tanah Air. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2 sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) RI, memfasilitasi pemulangan Annisah, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang terlantar di Malaysia karena paspornya ditahan oleh agen.

Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Mengirimkan Ucapan Selamat kepada Prabowo Subianto atas Kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024 melalui Surat Resmi

Awalnya, Prabowo menerima keluhan tentang kondisi Annisah dari seorang ibu saat ia melakukan ziarah ke makam orang tuanya di Taman Makam Karet Bivak, Jakarta Selatan, tepat sehari setelah pemilihan umum pada 15 Februari 2024, yang lalu.

Perempuan tersebut bernama Eny, ia berlari mendekati Prabowo, sambil menangis dan meminta agar Prabowo dapat membantunya memulangkan anaknya yang sudah lima tahun bekerja di Malaysia namun tidak dapat pulang.

Setelah mendengarkan curhatan Eny, Prabowo meminta sekretaris pribadinya, Rajif Sutirto, untuk menghubungi Ketua Jaringan Merah Putih (JMP), Nanik S Deyang, agar dapat membantu dalam pemulangan Annisah.

Dua minggu kemudian, surat izin kepulangan tanpa paspor dari Imigrasi Malaysia diterbitkan pada Kamis, 14 Maret 2024, dan Annisah dapat kembali ke Tanah Air, bertemu dengan ibunya dan anak-anaknya.

Annisah tiba di Jakarta disambut dengan isak tangis haru oleh kedua anaknya dan ibunya.

“Terima kasih, Pak Prabowo, ibu saya sudah pulang,” ujar anak perempuan Annisah sambil menangis.

Baca Juga: Perdana Menteri Spanyol Ucapkan Selamat ke Prabowo atas Keunggulan di Pilpres via Surat Resmi

Eny pun turut terharu dan mengucapkan rasa terima kasihnya pada Prabowo karena telah berhasil membawa Annisah pulang ke Indonesia.

“Pak, terima kasih ya Pak (Prabowo) telah membawa anak saya pulang ke Indonesia,” ujar Eny.

Dalam pemulangan Annisah, Prabowo meminta Nanik untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Wamenaker Afriansyah Noor, agar dapat menekan Adnaker di Malaysia untuk mencari keberadaan Annisah.

Pada tanggal 19 Februari 2024, keberadaan Annisah akhirnya ditemukan, dan Nanik melaporkannya kepada Prabowo untuk terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, dan bertemu dengan Annisah.

Setelah bertemu, terungkap bahwa Annisah adalah TKW legal yang diberangkatkan dari Indonesia melalui agen dan menggunakan paspor.

Annisah pertama kali ditempatkan bekerja di Singapura tahun 2018, tetapi dipindahkan oleh agennya ke Malaysia belum setahun berada di Singapura.

Halaman:

Tags

Terkini