"Karena itu kita sebagai rakyat harus berani membela demokrasi, menjaga pemilu berlangsung tanpa kecurangan," kata Airlangga.
Baca Juga: Profil dan Kontroversi Dokter Tifa, Alumni UGM yang Soroti Ijazah Gibran Rakabuming
Airlangga menegaskan bahwa Gerakan Jaga Pemilu adalah organisasi masyarakat sipil yang Independen dan imparsial yang berpijak dengan nilai-nilai demokrasi.
"Kami akan bekerja apabila menemukan kecurangan pemilu. Apalagi kondisi saat ini ada perangkat negara yang melakukan tindakan tidak adil. Kami bekerja tidak hanya untuk Paslon Ganjar-Mahfud tapi juga bekerja atas hal tidak adil yang dialami Paslon Anies-Cak Imin. Intinya kami akan hadir apabila ada tindakan curang dan tidak adil dalam pemilu," jelas Airlangga.
Menurut Airlangga, tujuan berdirinya Organisasi Gerakan Jaga Pemilu adalah agar pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil, tidak terjadi kecurangan atau penggunaan aparat negara dalam pemilu.
"Tanpa adanya keadilan atau fairnes maka pemenang pemilu dan pilpres 2024 tidak akan legitimate. Kalau legitimasi pemilu tidak diakui rakyat maka cita-cita menuju Indonesia emas tidak akan terjadi.
Sebab untuk menuju Indonesia Emas diperlukan jembatan yang baik ke generasi selanjutnya demi terwujudnya Indonesia yang maju dan bermartabat," pungkas Airlangga Pribadi. ***