inter-nasional

OTT di Bondowoso Terkait Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PUPR, Beredar Info Kajari dan Kasi Pidsus Ditangkap

Rabu, 15 November 2023 | 22:37 WIB
Ilustrasi OTT KPK terhadap Bupati Pemalang . / Foto: Dok.Net

PONTIANAKGLOBE.COM, BONDOWOSO -- Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bondowoso, Jawa Timur, terkait dengan dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat.

Informasi berkembang jika Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro dan Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, Alexander Silaen, dan sejumlah staf Dinas PUPR Bondowoso ditangkap dalam operasi ini.

Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi Diperiksa KPK, Saksi Dugaan Pembangunan Rel Kereta Api Semarang

Namun belum ada klarifikasi dari KPK tentang siapa saja yang ditangkap.

Dalam operasi yang dilakukan dengan rahasia, tim KPK berhasil menangkap para pihak terkait dengan jumlah uang sekitar Rp750 juta sebagai bukti awal OTT.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, membenarkan kegiatan OTT tersebut namun belum mengungkapkan identitas para tersangka dan detail kasus.

Baca Juga: Ada Pungli Miliaran Rupiah di Rutan KPK, Aduh Berat

Menurut Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

Sementara itu Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, menyatakan bahwa sejumlah orang telah diamankan dalam operasi senyap tersebut dan saat ini sedang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

Baca Juga: Kisah Lengkap Praperadilan Siman Bahar yang Kandas, Pengusaha Kalbar Kembali Jadi Tersangka Dugaan Korupsi KPK

"Kajari Bondowoso, Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, sedang dalam perjalanan dibawa oleh tim," ungkap Ali Fikri seperti dikutip dari tvrinews.com Rabu, 15 November 2023.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, telah mengonfirmasi bahwa OTT dilakukan di wilayah Bondowoso pada jam 11.30 WIB.

Meskipun demikian, Ghufron belum memberikan rincian terperinci mengenai operasi tersebut, dan ia menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan diberikan setelah proses pemeriksaan selesai.

"Tim masih dalam proses pemeriksaan, nanti kami update setelah selesai," kata Ghufron. ***

Tags

Terkini