Presiden Jokowi Meresmikan Pengoperasian Jalur Kereta Api Lintas Makassar-Parepare

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Maret 2023 | 21:48 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian jalur kereta api lintas Makassar-Parepare antar Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros yang diselenggarakan di Depo Kereta Api Maros, Kabupaten Maros, pada Rabu, 29 Maret 2023.  (BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian jalur kereta api lintas Makassar-Parepare antar Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros yang diselenggarakan di Depo Kereta Api Maros, Kabupaten Maros, pada Rabu, 29 Maret 2023. (BPMI Setpres)

PONTIANAKGLOBE.COM, MAKASSAR -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pengoperasian jalur kereta api lintas Makassar-Parepare antar Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros.

Pada peresmian yang diselenggarakan di Depo Kereta Api Maros, Kabupaten Maros, Rabu, 29 Maret 2023 tersebut, Jokowi didampingi Ibu Iriana Joko Widodo.

Menurut Presiden Jokowi, pembangunan transportasi publik di daerah adalah hal yang mendasar. Tujuannya untuk membangun konektivitas antardaerah sehingga angkutan orang serta barang lancar.

Menurut mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta tersebut, hampir di semua pulau besar kemudian di kota-kota, utamanya ibu kota, terlambat dalam membangun transportasi publik.

Padahal menurut Presiden itu hal yang sangat basic untuk menghubungkan kawasanm baik itu antarprovinsi, antarkota, dan antarkabupaten.

Kepala Negara sangat menyambut baik dimulainya pengoperasian jalur kereta api lintas Makassar-Parepare dengan trayek awal dari Maros ke Barru.

Presiden juga optimistis jalur kereta api tersebut nantinya dapat terhubung hingga ke bagian utara Pulau Sulawesi di Kota Manado.

Presiden berkeyakinan daya saing secara nasional akan makin meningkat dengan dengan mulai beroperasinya jalur tersebut.

Bagi masyarakat dan pengusaha akan ada keuntungan.

Bagi masyarakat mereka akan mempunyai pilihan transportasi yang tepat.

Sedangkan bagi pengusaha, sekarang ada pilihan alat transportasi penumpang maupun barang dengan tarif yang mudah dijangkau.

Menurut presiden, jika nanti keretanya sudah banyak, ada khusus untuk penumpang, ada khusus untuk wisata, ada khusus untuk barang, maka akan memberikan daya saing.
Menurut dia akan ada competitiveness, negara akan semakin baik karena barang diangkut dengan alat transportasi yang murah bukan oleh yang lain-lainnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Maros Chaidir Syam. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BPMI Setpres

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X