Hasto Tak Lagi Jadi Sekjen, Megawati Ambil Alih Jabatan di PDIP

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 04:05 WIB
Hasto Kristiyanto tak lagi jadi Sekjen PDIP. Megawati ambil alih jabatan itu sambil menunggu keputusan lebih lanjut. (Dok. PDIP )
Hasto Kristiyanto tak lagi jadi Sekjen PDIP. Megawati ambil alih jabatan itu sambil menunggu keputusan lebih lanjut. (Dok. PDIP )

PONTIANAKGLOBE.COM, BALI -- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memutuskan untuk merangkap jabatan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) dalam struktur kepengurusan PDIP periode 2025–2030.

Keputusan ini menyusul tidak adanya pengganti Hasto Kristiyanto yang resmi lengser setelah dua periode menjabat sejak 2015.

Baca Juga: Begini Cara Unik El Rumi Mendekati Syifa Hadju, Ada Peran Spesial Maia Estianty

Hasto sebelumnya divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP.

Ia kemudian mendapat amnesti yang telah disetujui DPR RI.

Pengumuman soal struktur baru partai disampaikan Megawati dalam Kongres ke-6 PDIP di Bali pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Ketua Steering Committee Kongres, Komarudin Watubun, menjelaskan bahwa keputusan merangkap jabatan Sekjen merupakan pertimbangan pribadi Megawati.

Baca Juga: KRI Bima Suci Siap Arungi Samudera dalam Misi Diplomasi dan Pendidikan Taruna AAL 2025

"Jabatan sekretaris jenderal belum diputuskan oleh Ibu. Jadi Ibu masih merangkap," ujar Komarudin dalam konferensi pers di Bali Nusa Dua Convention Center.

Ia belum bisa memastikan apakah Megawati akan merangkap posisi itu selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Megawati.

"Saya kira Ibu akan punya pertimbangan sendiri untuk memutuskan waktunya," lanjutnya.

Baca Juga: Erupsi Lewotobi Laki-laki Timbulkan Abu Hingga 18.000 Meter, Ini Wilayah Terdampak

Saat ditanya soal kemungkinan Hasto kembali masuk dalam struktur partai setelah bebas dari jerat hukum, Komarudin enggan berspekulasi.

"Itu hanya Ibu yang tahu. Saya tidak mungkin menduga pertimbangan Ibu," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X