Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru, Ditemukan Tewas Misterius Usai Tangani Evakuasi WNI di Iran

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 10 Juli 2025 | 11:23 WIB
Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan.  (X.com @IndonesiaMaputo)
Diplomat Muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan. (X.com @IndonesiaMaputo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kabar duka menyelimuti Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Diplomat muda Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.

Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Sidang Tom Lembong, Singgung Sorotan Media Internasional

Ia wafat di usia 39 tahun.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Arya ditemukan tewas dengan kondisi wajah terlilit lakban dan tubuh tergeletak di atas tempat tidur, tertutup kain.

Dirjen Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa kasus kematian Arya telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

Baca Juga: Infiltrasi Mossad, Kisah Catherine Perez-Shakdam dan Operasi Rahasia Israel di Iran

"Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Kita menunggu hasil penyelidikan mereka," ujar Judha kepada awak media di Bantul, Yogyakarta, Rabu, 9 Juli 2025.

Judha juga menjelaskan bahwa Arya merupakan pejabat diplomatik yang bertugas di bidang perlindungan WNI.

Selama berdinas, Arya kerap menangani berbagai kasus, termasuk evakuasi WNI dari wilayah konflik seperti Iran.

"Beliau menangani perlindungan WNI, terutama untuk wilayah di luar Asia Tenggara, termasuk Timur Tengah. Salah satu tugasnya adalah menangani evakuasi WNI dari Iran," jelas Judha.

Baca Juga: Langsung Klarifikasi, Yusril Bantah Wapres Gibran Akan Berkantor di Papua, Ternyata Badan Ini yang akan Berkantor di Papua

Penemuan jasad Arya bermula saat sang istri kehilangan kontak selama dua hari.

Merasa cemas, ia meminta bantuan penjaga kos untuk memeriksa kamar Arya. Saat pintu dibuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X