PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kabar duka menyelimuti Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.
Diplomat muda Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.
Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Sidang Tom Lembong, Singgung Sorotan Media Internasional
Ia wafat di usia 39 tahun.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Arya ditemukan tewas dengan kondisi wajah terlilit lakban dan tubuh tergeletak di atas tempat tidur, tertutup kain.
Dirjen Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa kasus kematian Arya telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.
Baca Juga: Infiltrasi Mossad, Kisah Catherine Perez-Shakdam dan Operasi Rahasia Israel di Iran
"Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Kita menunggu hasil penyelidikan mereka," ujar Judha kepada awak media di Bantul, Yogyakarta, Rabu, 9 Juli 2025.
Judha juga menjelaskan bahwa Arya merupakan pejabat diplomatik yang bertugas di bidang perlindungan WNI.
Selama berdinas, Arya kerap menangani berbagai kasus, termasuk evakuasi WNI dari wilayah konflik seperti Iran.
"Beliau menangani perlindungan WNI, terutama untuk wilayah di luar Asia Tenggara, termasuk Timur Tengah. Salah satu tugasnya adalah menangani evakuasi WNI dari Iran," jelas Judha.
Penemuan jasad Arya bermula saat sang istri kehilangan kontak selama dua hari.
Merasa cemas, ia meminta bantuan penjaga kos untuk memeriksa kamar Arya. Saat pintu dibuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa.
Artikel Terkait
Donald Trump Pertimbangkan Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Begini Respons Kemlu RI
Kemlu Pastikan Tak Ada WNI dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Air India di Ahmedabad
Kemlu Ungkap Alasan Penangkapan 2 WNI oleh Otoritas Imigrasi AS usai Kerusuhan di Los Angeles, Ternyata Penyebab-nya Karena Hal Ini
TNI dan Kemlu RI Bersiap Evakuasi 126 WNI dari Zona Konflik Iran-Israel
Perang Israel-Iran, Dasco Imbau WNI Tetap Tenang: Evakuasi Bertahap Terus Dilakukan
Infiltrasi Mossad, Kisah Catherine Perez-Shakdam dan Operasi Rahasia Israel di Iran