Seskab Teddy Dampingi Prabowo Bertemu Putin, Kenang Momen saat Prabowo Masih Menhan dan Presiden Terpilih

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 20 Juni 2025 | 23:22 WIB
Seskab Teddy kenang momen pertemuan dengan Putin setahun lalu. (Instagram @sekretariat.kabinet)
Seskab Teddy kenang momen pertemuan dengan Putin setahun lalu. (Instagram @sekretariat.kabinet)

PONTIANAKGLOBE.COM, MOSKOW -- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Rusia.

Dalam unggahan terbarunya di media sosial, Teddy mengenang momen bersejarah saat Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun lalu.

Baca Juga: Prabowo Beri Keris, Vladimir Putin Hadiahkan Pedang dan Buku dalam Momen Akrab di Rusia

“Berada di antara dua pemimpin besar dunia, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin,” tulis Teddy dalam keterangan unggahannya, Jumat, 20 Juni 2025.

Ia turut membagikan foto pertemuan keduanya di Istana Kremlin, Moskow, saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan menyambangi Rusia sebagai Presiden terpilih.

“Setahun yang lalu, di Istana Kremlin, Moskow, saat Presiden Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan dan mengunjungi Rusia sebagai Presiden Terpilih,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Dipanggil KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim

Kini, Prabowo dan Putin kembali bertemu, kali ini sebagai kepala negara masing-masing.

Pertemuan itu berlangsung di Istana Konstantinovsky, St Petersburg, dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Federasi Rusia.

“Dan kini, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, keduanya bertemu kembali sebagai kepala negara, sebuah momen penting dalam memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Federasi Rusia,” sambung Teddy.

Baca Juga: TNI dan Kemlu RI Bersiap Evakuasi 126 WNI dari Zona Konflik Iran-Israel

Dalam unggahannya, Teddy juga menyoroti panjangnya hubungan historis antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin sejak awal kemerdekaan.

Ia mengingatkan kembali dukungan Rusia, khususnya Uni Soviet saat itu, dalam perjuangan Indonesia merebut Irian Barat.

“Pertemuan ini juga menjadi momen untuk mengingat kembali peran historis Rusia, seperti saat membantu Indonesia merebut Irian Barat pasca-kemerdekaan,” tulisnya.

Tak hanya itu, Teddy juga mengaitkan sejarah arsitektur dengan hubungan kedua negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X