Warung Legendaris di Puncak Lawu Usai Sudah: Keluarga Ungkap Nasib Warung Mbok Yem

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 24 April 2025 | 12:30 WIB
Mbok Yem, Pemilik Warng di Puncak Gunung Lawu Telah Berpulang.  (Instagram @pendaki_legal)
Mbok Yem, Pemilik Warng di Puncak Gunung Lawu Telah Berpulang. (Instagram @pendaki_legal)

PONTIANAKGLOBE.COM, GUNUNG LAWU -- Nama Wakiyem, atau lebih dikenal sebagai Mbok Yem, telah menjadi legenda hidup bagi para pendaki Gunung Lawu.

Ia bukan hanya penjaga puncak, tetapi juga pemilik warung sederhana yang menjadi tempat perhentian ikonik di Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu.

Baca Juga: Mengenang Raminten, Warisan Budaya Kuliner yang Ditinggalkan Hamzah Sulaiman

Kini, perjalanan panjang Mbok Yem dalam menemani para pendaki telah benar-benar usai.

Memasuki usia senja dan mengalami penurunan kesehatan, ia memilih untuk meninggalkan warungnya dan menetap di rumah bersama keluarga tercinta, tak lama sebelum Hari Raya Idulfitri 2025.

Cucunya, Syaiful Bahri, menceritakan bahwa Mbok Yem turun gunung untuk kembali ke kediamannya di Dusun Dagung, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.

Setelah itu, beliau sempat menjalani perawatan selama hampir tiga minggu di RSU Aisyiyah Ponorogo akibat komplikasi berbagai penyakit.

Baca Juga: Ikon Budaya Yogyakarta, Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia, Begini Kisah Sosok di Balik House of Raminten dan Mirota Batik

“Setelah dirawat, kondisi Mbok Yem sempat membaik. Namun beberapa hari setelah Lebaran, kesehatannya kembali menurun,” ujar Syaiful saat ditemui di rumah duka pada Rabu malam, 23 April 2025.

Meski sempat terlihat pulih dan bisa berkomunikasi, kondisi Mbok Yem tiba-tiba memburuk menjelang siang hari dan beliau mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.00 WIB.

Sebelum kepergiannya, Mbok Yem sempat menyampaikan keinginan terakhir kepada keluarga.

Ia merasa waktunya untuk beristirahat telah tiba dan tak ingin kembali ke puncak Lawu.

Keputusannya untuk pensiun merupakan pilihan yang lahir dari kesadaran, bukan keterpaksaan.

Baca Juga: Ahelya Abustam Dilantik Jadi Kajati Kalbar, Diharapkan Tuntaskan Dua Kasus Korupsi Besar

“Beliau memang sudah bilang tidak mau naik gunung lagi. Hanya ingin tinggal di rumah, berkumpul dengan keluarga,” kenang Syaiful.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X