Kepergian Mbok Yem menjadi duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga ribuan pendaki yang pernah merasakan hangatnya sapaan dan hidangan sederhana di warungnya.
Baca Juga: Viral Dugaan Kekerasan, Eks Pekerja OCI Ungkap Sisi Lain Pimpinan
Warung tersebut telah menjadi simbol keteguhan, kehangatan, dan keramahan di tengah dinginnya Gunung Lawu.
Kini, masa depan warung yang telah berdiri selama puluhan tahun itu masih menjadi pembicaraan keluarga besar.
"Belum kami putuskan apakah warung akan dilanjutkan atau tidak. Sekarang kami fokus dulu pada proses perpisahan dengan beliau," ujar Syaiful.
Mbok Yem telah meninggalkan lebih dari sekadar warung.
Ia meninggalkan warisan kisah, semangat, dan kenangan yang tak akan lekang bagi siapa saja yang pernah mendaki Gunung Lawu dan singgah di tempatnya. ***
Artikel Terkait
Tips! 10 Peralatan Camping yang Wajib Kamu Bawa saat Mendaki Gunung
Tips Memilih Ransel untuk Mendaki Gunung. Jangan Sampai Salah, Bisa Fatal untuk Kesehatan Kamu
Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Kegiatan Outdoor, Beserta Harganya. Ada yang Cocok untuk Menyelam hingga Mendaki Gunung
Smartwatch yang Cocok untuk Aktivitas Mendaki Gunung, Beserta Harganya
Mendaki 13 Gunung, Wendy Walters Temukan Ketenangan Pasca Perceraian
Mbok Yem Berpulang, Legenda Warung di Puncak Gunung Lawu yang Tak Terlupakan