Mengenang Raminten, Warisan Budaya Kuliner yang Ditinggalkan Hamzah Sulaiman

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 24 April 2025 | 12:19 WIB
House of Raminten di Yogyakarta.  (raminten.com)
House of Raminten di Yogyakarta. (raminten.com)
  • Tempe Mendoan: Camilan tradisional dengan tampilan menarik.

  • Baca Juga: Mbok Yem Berpulang, Legenda Warung di Puncak Gunung Lawu yang Tak Terlupakan

    Untuk minuman, Raminten menawarkan variasi seperti Es Kacang Merah, Wedang Uwuh, Es Perawan Tancep, dan Teh Purwoceng.

    Bagi Hamzah, mendirikan Raminten bukan hanya untuk berbisnis, tetapi juga sebagai misi untuk melestarikan budaya Jawa.

    Ia ingin Raminten menjadi ruang inklusif yang dapat diakses semua kalangan, dari mahasiswa hingga wisatawan asing, sembari mengenalkan budaya Jawa melalui kuliner.

    Warisan yang ditinggalkan Hamzah Sulaiman tak hanya berupa restoran, tetapi juga semangat melestarikan tradisi dan budaya yang terus hidup dalam setiap hidangan dan pengalaman yang ditawarkan House of Raminten. ***

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

    Editor: Steve Vantax

    Tags

    Artikel Terkait

    Rekomendasi

    Terkini

    X