Viral! Warga Menjarah Durian saat Mobil Terguling di Lampung, Sopir Alami Kerugian

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Januari 2025 | 12:15 WIB
Potret video amatir peristiwa kecelakaan mobil pikap yang terguling di Lampung. (X.com/@NyaiiBubu)
Potret video amatir peristiwa kecelakaan mobil pikap yang terguling di Lampung. (X.com/@NyaiiBubu)

PONTIANAKGLOBE.COM, LAMPUNG --Kecelakaan mobil pengangkut durian di Lampung pada 27 Januari 2025 jadi viral setelah video yang menunjukkan warga menjarah durian yang berhamburan di jalan beredar luas di media sosial.

Meskipun sopir selamat, ia mengalami kerugian besar karena barang bawaannya dijarah.

Baca Juga: Polusi Udara Tinggi, Thailand Gratiskan Skytrain dan Bus Selama Sepekan

Peristiwa ini memicu keprihatinan, sementara polisi mulai menyelidiki aksi penjarahan yang dilakukan oleh warga setempat.

Media sosial ramai dengan video kecelakaan mobil pengangkut durian yang terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kampung Banjarmasin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin, 27 Januari 2025.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil pikap bermuatan durian terguling di tengah jalan akibat kecelakaan tunggal.

"Mohon izin melaporkan telah terjadi laka tunggal di Kampung Banjarmasin," ujar pria yang merekam kejadian tersebut.

Baca Juga: Kisah Jana, Mahasiswa Palestina yang Kuliah Kedokteran Gratis di Unhan Indonesia, Atas Prakarsa Prabowo Subianto

Ia juga menyebutkan bahwa sopir mobil tersebut selamat, namun mengalami kerugian besar karena barang bawaannya dijarah warga sekitar.

"Untuk sopir tidak mengalami luka-luka, tapi barang yang diangkut dijarah semua," tegasnya.

Aksi Penjarahan yang Viral

Peristiwa ini menuai kecaman di media sosial, terutama karena tindakan warga yang bukannya membantu sang sopir, tetapi justru menjarah durian-durian yang berhamburan di jalan.

Baca Juga: Nokia X700 5G: HP 2 Jutaan dengan Layar AMOLED 120Hz, Kamera 50MP dan Tahan Air

Lebih miris, beberapa laporan menyebut warga juga mengambil uang milik sopir yang menjadi korban kecelakaan tunggal tersebut.

Aksi ini dianggap tidak menunjukkan empati terhadap korban yang sedang menghadapi musibah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X