Polusi Udara Tinggi, Thailand Gratiskan Skytrain dan Bus Selama Sepekan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Januari 2025 | 11:40 WIB
Ilustrasi polusi udara di Thailand yang tempati peringkat keempat terburuk di dunia.  (Freepik/rawpixel)
Ilustrasi polusi udara di Thailand yang tempati peringkat keempat terburuk di dunia. (Freepik/rawpixel)

Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) mengidentifikasi 48 dari 50 distrik di kota tersebut sebagai zona merah atau wilayah berbahaya bagi kesehatan.

Rata-rata kadar partikel PM2.5 tercatat mencapai 88,4 µg/m³, dengan Distrik Nong Khaem mencatatkan angka tertinggi, yaitu 108 µg/m³.

Akibat situasi ini, pemerintah mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Dampak pada Kota-Kota Asia Tenggara

Krisis polusi udara tidak hanya dialami Bangkok. Beberapa kota besar di Asia Tenggara juga mencatat kualitas udara yang buruk.

Ibu kota Vietnam, Ho Chi Minh, tercatat memiliki kualitas udara lebih buruk dibanding Bangkok, sementara Phnom Penh berada di peringkat kelima, dan Hanoi di peringkat ketujuh sebagai kota dengan kualitas udara terburuk.

Dengan kebijakan transportasi gratis ini, pemerintah Thailand berharap dapat mengurangi emisi kendaraan bermotor secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi umum demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X