Mengapa Program MBG untuk Ibu Hamil Hanya Seminggu Sekali? Ini Penjelasannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 10 Januari 2025 | 20:43 WIB
Ilustrasi makan bergizi gratis.  (AyoBandung/Muslim Yanuar Putra)
Ilustrasi makan bergizi gratis. (AyoBandung/Muslim Yanuar Putra)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pada Jumat, 10 Januari 2025, pemerintah resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil di beberapa wilayah Indonesia.

Program ini sebelumnya difokuskan pada anak sekolah dan kini diperluas untuk mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Salah satu lokasi peluncuran awal adalah Ciracas, Jakarta Timur.

Baca Juga: Momen Akrab Prabowo dan Anwar Ibrahim di Rumah Tangsi, Pererat Kerjasama Indonesia-Malaysia

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Isyana Bagoes Oka, yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan tujuan program ini adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi demi mencegah stunting dan masalah gizi lainnya.

"Selain untuk anak-anak sekolah, hari ini kita juga fokus pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang belum bersekolah," ujar Isyana kepada para penerima manfaat.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Prita Laura, menekankan bahwa periode golden age anak, yakni 1.000 hari pertama kehidupan, termasuk masa kehamilan, sangat krusial untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal.

Meski saat ini program MBG diberikan seminggu sekali, Prita mengungkapkan bahwa pemerintah berencana meningkatkan frekuensi menjadi setiap hari.

Baca Juga: Setelah Turun Salju Pertama Kali, Kini Arab Saudi Dilanda Banjir Bandang, Begini Kondisinya Terkini

Di Ciracas, penyaluran MBG dilakukan oleh Yayasan Rumah Aksi Inspirasi melalui beberapa posyandu, termasuk Posyandu Anyelir dan Dahlia.

Di Posyandu Anyelir, 4 ibu hamil, 3 ibu menyusui, dan 23 balita menerima 30 paket MBG.

Sementara di Posyandu Dahlia, 10 ibu hamil, 9 ibu menyusui, dan 26 balita menerima 45 paket. Total, 300 paket MBG disiapkan untuk tujuh posyandu di wilayah tersebut.

Menu MBG mencakup nasi putih, telur mentega, tumis labu siam bakso, buah jeruk, dan susu UHT.

Ahli gizi memastikan menu ini memenuhi angka kecukupan gizi sesuai pedoman, dengan kandungan karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup.

Baca Juga: Sigap! Warga Dobrak Pintu Rumah yang Terbakar di Sungai Raya

Usulan Penambahan Asam Folat dan Tantangan Program
Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menyarankan agar program MBG untuk ibu hamil menambahkan asam folat, mengingat pentingnya nutrisi ini untuk perkembangan janin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X