PONTIANAKGLOBE.COM, PURBALINGGA -- Sumanto, mantan narapidana yang dikenal karena kasus kanibalisme-nya, kini kembali mencuri perhatian publik.
Ia telah beralih menjadi konten kreator mukbang dan aktif membagikan aktivitas sehari-harinya melalui akun Instagram @sumantoofficial.
Baca Juga: Krisis Politik Korea Selatan: Penyelidik Gagal Tangkap Presiden Yoon Suk Yeol
Di akun tersebut, Sumanto kerap membagikan ulasan kuliner, termasuk video mukbang yang memancing berbagai reaksi netizen.
Salah satu unggahannya yang paling menarik perhatian adalah saat ia menikmati sate di sebuah warung sambil menyampaikan pesan motivasi.
Dalam video tersebut, Sumanto menyampaikan pesan, "Mukbang sate wedus bocah/cempe lik - dipuji tidak akan pernah membuatku terbang. Jangan pernah menghakimi, tapi cobalah berjalan di jalan yang pernah saya lalui."
Unggahan ini menuai berbagai komentar, banyak di antaranya mengaitkan masa lalunya dengan aktivitas mukbang yang ia lakukan sekarang.
Baca Juga: Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael Berolahraga Bersama Prajurit di Lapangan Tidayu Makodam
Tinggal di Panti Rehabilitasi
Sumanto saat ini tinggal di panti rehabilitasi jiwa dan narkoba "Supono Mustajab" di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.
Ia menjalani kegiatan sehari-hari di bawah pengawasan pihak panti.
Selain membuat konten kuliner, Sumanto juga menunjukkan kegemarannya dalam merawat burung.
Ia sering membagikan momen saat memberi makan dan membersihkan kandang burung peliharaannya.
“Aktivitas sehari-harinya ya sekarang paling senam, ngempani manuk nek lagi sempet (memberi makan burung kalau sempat),” ungkap Sumanto.
Akun Instagram Sumanto berhasil menarik perhatian luas dan dalam hitungan hari sudah memiliki 13,6 ribu pengikut.
Artikel Terkait
Adik Ipar Jokowi, Anwar Usman, Tolak Hapus Presidential Threshold, Begini Alasannya
Penembakan Pemilik Rental Mobil Diduga Sindikat Penggelapan, Ini 3 Kasus Penggelapan Rental Mobil Terbesar di Indonesia
Bagaimana Nasib Uang WNA Penonton DWP yang Diperas Polisi? Begini Kronologi, Mutasi, dan Proses Pengembalian Rp2,5 Miliar
KWI Apresiasi Tradisi Banser Amankan NATARU
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 44.260 Batang Rokok Ilegal di Sambas Kalbar, Begini Kronologisnya
7 Ruko di Jalan MT Haryono Sintang Hangus Terbakar. Kerugian Capai Rp14 Miliar, Polisi Ungkap Penyebab