"Kami meminta maaf karena tetap melanjutkan acara dan menyebabkan masalah selama masa berkabung nasional," tulis Hyundai Cruise dalam pernyataan resminya pada 1 Januari 2025.
Fakta Baru Kecelakaan Jeju Air
1. Black Box Akan Dikirim ke AS untuk Investigasi
Kotak hitam pesawat Jeju Air telah ditemukan, namun salah satu perangkat perekam data penerbangan (FDR) rusak.
Otoritas Korea Selatan memutuskan untuk mengirim kotak hitam tersebut ke Amerika Serikat untuk dianalisis dengan bantuan Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB).
"Perekam data penerbangan yang rusak tidak dapat dipulihkan di dalam negeri, sehingga perlu bantuan dari luar," ujar Wakil Menteri Penerbangan Sipil, Joo Jong-wan.
2. Dugaan Penyebab: Gangguan Burung dan Kegagalan Sistem Roda
Sebelum insiden, pesawat menerima peringatan gangguan burung (bird strike).
Pesawat melakukan pendaratan darurat tanpa roda yang berfungsi sempurna, menabrak pembatas, lalu terbakar.
Dua pramugari menjadi satu-satunya korban selamat.
3. Riwayat Insiden pada 2021 Terungkap
Pesawat Boeing 737-800 Jeju Air yang mengalami kecelakaan memiliki riwayat insiden pada 2021.
Ekornya terbentur landasan saat lepas landas dari Bandara Internasional Gimpo, Seoul, yang menyebabkan kerusakan struktural.
Jeju Air sempat menyangkal adanya riwayat kecelakaan, tetapi akhirnya mengakui insiden tersebut setelah dikritik publik.
Artikel Terkait
Tragedi Pesawat SAM Air! Jatuh di Gorontalo, 4 Orang Dinyatakan Tewas
Detik-detik Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato, 4 Nyawa Melayang
Kabar Baik Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Tiket Pesawat Turun di Era Prabowo
Prabowo Instruksikan Menteri BUMN, Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen saat Nataru, Jaga Kenyamanan Rakyat
Update Kecelakaan Jeju Air di Korea Selatan, 85 Orang Tewas, Penyebab Masih Diselidiki
3 Kecelakaan Pesawat Hebohkan Jagat Medsos: Tragedi Global dan Deretan Insiden di Indonesia