PONTIANAKGLOBE.COM, SEOUL -- Pemerintah Korea Selatan melarang pertunjukan kembang api dan konser musik di Seoul saat malam tahun baru 2025.
Larangan itu sebagai bentuk penghormatan kepada korban kecelakaan tragis pesawat Jeju Air pada 29 Desember 2024.
Baca Juga: Program Diskon Listrik PLN 50 Persen, Pelanggan Daya 450 VA hingga 2.200 VA Wajib Tahu
Kecelakaan pesawat tersebut menewaskan 179 orang saat mendarat di Bandara Muan, Korea Selatan.
Sebagai respons, pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari.
Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel, kegiatan perayaan tahun baru yang diselenggarakan pemerintah tetap dapat berjalan, termasuk pertunjukan kembang api.
Namun, masyarakat diimbau menikmatinya dengan tenang sebagai wujud penghormatan terhadap korban.
Sejumlah acara, seperti Seoul Winter Festa 2024, dipersingkat atau dibatalkan untuk menyesuaikan suasana berkabung.
Baca Juga: 4 Fakta Perpisahan Pratama Arhan dengan Suwon FC, Perjalanan Singkat di Korea
Hyundai Cruise Langgar Larangan dan Dikenai Sanksi
Meski sudah ada imbauan, beberapa pihak tetap mengadakan perayaan.
Salah satunya Hyundai Cruise, yang tetap menggelar pesta kembang api di kapal pesiar di Sungai Han meskipun telah diminta membatalkan acara tersebut.
"Kami memberlakukan tindakan tegas terhadap Hyundai Cruise yang melanggar aturan dengan mengadakan pertunjukan kembang api," demikian pernyataan Pemerintah Seoul pada 30 Desember 2024.
Hyundai Cruise berdalih kesulitan membatalkan acara yang sudah dipesan sebelumnya.
Namun, setelah menuai kritik, mereka mengeluarkan permintaan maaf.
Artikel Terkait
Tragedi Pesawat SAM Air! Jatuh di Gorontalo, 4 Orang Dinyatakan Tewas
Detik-detik Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato, 4 Nyawa Melayang
Kabar Baik Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Tiket Pesawat Turun di Era Prabowo
Prabowo Instruksikan Menteri BUMN, Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen saat Nataru, Jaga Kenyamanan Rakyat
Update Kecelakaan Jeju Air di Korea Selatan, 85 Orang Tewas, Penyebab Masih Diselidiki
3 Kecelakaan Pesawat Hebohkan Jagat Medsos: Tragedi Global dan Deretan Insiden di Indonesia