Prabowo Luncurkan e-Katalog 6.0, Efisiensi Pengadaan dan Penghematan hingga 30 Persen

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 12 Desember 2024 | 20:07 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan e-Katalog versi 6.0 sebagai langkah untuk memerangi korupsi serta meningkatkan transparansi dan efisiensi anggaran. Peluncuran ini dilakukan di Istana Negara, Selasa, 10 Desember 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan e-Katalog versi 6.0 sebagai langkah untuk memerangi korupsi serta meningkatkan transparansi dan efisiensi anggaran. Peluncuran ini dilakukan di Istana Negara, Selasa, 10 Desember 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan e-Katalog versi 6.0 sebagai langkah untuk memerangi korupsi serta meningkatkan transparansi dan efisiensi anggaran.

Peluncuran ini dilakukan di Istana Negara, Selasa, 10 Desember 2024.

“Dengan e-Katalog versi 6.0, kami berharap dapat mengurangi biaya pengadaan hingga 20 persen hingga 30 persen, serta menurunkan biaya administrasi sebesar 40-50%,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Menginspirasi! Kimberly Ryder Bicara Tentang Speak Up dan Melawan Ketidakadilan

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa penggunaan e-Katalog versi 6.0 ini akan dimulai pada 1 Januari 2025.

“Marilah kita wujudkan pemerintahan yang bersih melalui kepemimpinan yang baik dan pemanfaatan teknologi. Di akhir, kita harus berani menegakkan hukum,” tambah Prabowo.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menjelaskan bahwa pengembangan e-Katalog versi 6.0 ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi seluruh proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis akan Tingkatkan Peredaran Uang di Desa hingga 800 Persen

Seluruh transaksi, mulai dari pemesanan kontrak, pembayaran, hingga pengiriman barang, akan terintegrasi dalam satu platform.

"Selain itu, e-Katalog versi 6.0 juga akan mempermudah pihak-pihak terkait dalam melakukan pembayaran dan pelaporan pajak atas pembelian barang dan jasa," ungkap Luhut.

Luhut kemudian menguraikan lima dampak positif yang dapat dicapai melalui implementasi e-Katalog versi 6.0.

Pertama, penghematan biaya melalui pengurangan 20-30 persen dalam pengadaan.

Kedua, efisiensi waktu, karena proses yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan kini dapat dipercepat menjadi hanya beberapa minggu berkat otomatisasi dan sistem digital.

Ketiga, transparansi dan akuntabilitas, karena e-Katalog memastikan harga yang transparan dan bersaing, sekaligus meminimalkan campur tangan manusia dalam proses pengadaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X