5 Fakta dari Kasus Penembakan Bos Asuransi Kesehatan di AS, Mulai dari Petunjuk di Selongsong Peluru hingga Penangkapan Tersangka

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 10 Desember 2024 | 20:05 WIB
CEO United Health Group, Brian Thompson, yang tewas ditembak. (Tangkap Layar Youtube/@Forbes)
CEO United Health Group, Brian Thompson, yang tewas ditembak. (Tangkap Layar Youtube/@Forbes)

PONTIANAKGLOBE.COM, PENNSYLVANI -- Polisi berhasil menangkap pelaku penembakan CEO United Health Group, Brian Thompson, yang menjadi buron sejak insiden pada 4 Desember 2024.

Tersangka, Luigi Mangione, ditangkap di sebuah restoran cepat saji di Altoona, Pennsylvania, pada Selasa, 10 Desember 2024.

Baca Juga: Sosok yang Tertawa Lebar Saat Gus Miftah Hina Penjual Es Teh Akhirnya Minta Maaf, Siapa Dia?

Kasus ini menggemparkan publik karena melibatkan salah satu pemimpin perusahaan asuransi kesehatan terbesar di Amerika Serikat.

Berikut lima fakta utama terkait kasus tersebut:

1. Tersangka Ditangkap di Restoran Cepat Saji

Penangkapan Luigi Mangione terjadi setelah seorang pegawai restoran mengenalinya dan melaporkan kepada pihak berwenang.

Kepala Detektif Departemen Kepolisian AS, Joseph Kenny, menjelaskan bahwa tersangka ditangkap tanpa perlawanan sekitar pukul 09.15 waktu setempat.

Baca Juga: Skandal Klinik Kecantikan Ria Beauty, Ria Agustina Mengaku Dokter, Ternyata Lulusan Fakultas Ini...

"Dia sedang duduk sambil makan," ujar Kenny dalam konferensi pers pada Selasa, 10 Desember 2024.

Saat ditangkap, Mangione membawa senjata api, peredam suara, dan kartu identitas palsu.

Identitas palsu ini diyakini telah digunakan saat insiden penembakan.

Potret Tersangka Kasus Penembakan terhadap Bos Asuransi Kesehatan di AS, Luigi Mangione.
Potret Tersangka Kasus Penembakan terhadap Bos Asuransi Kesehatan di AS, Luigi Mangione. ((Dok. Pennsylvania Department of Corrections))

2. Kritikan terhadap Industri Asuransi dalam Tulisan Tangan Tersangka

Polisi menemukan tulisan tangan dari tersangka yang berisi kritik tajam terhadap industri asuransi kesehatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Al-Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X